Hikmah Peringatan Isra’ Mi’raj 1438 H : Shalat Juga Merupakan Tolok Ukur Kedisiplinan Pegawai

0
22

Hikmah Peringatan Isra’ Mi’raj 1438 H : Shalat Juga Merupakan Tolok Ukur Kedisiplinan Pegawai

Senin, 17 April 2017

Jakarta – Menhan Ryamizard Ryacudu mengatakan bahwa pada 27 Rajab 14 abad yang lalu, melalui Nabi Muhammad SAW, Allah SWT menetapkan shalat sebagai salah satu rukun Islam yang wajib dikerjakan oleh setiap umat muslim. Shalat selain sebagai tiang agama, juga merupakan sarana untuk mendekatkan diri kepada Allah SWT dan menjadi tolok ukur keimanan dan ketakwaan bagi seorang muslim, dan kedisiplinan bagi seorang pegawai.

Demikian dikatakan Menteri Pertahanan Ryamizard Ryacudu, Senin (17/4) dalam sambutannya dalam peringatan Isra’ Mi’raj Nabi Muhammad SAW Tahun 1438 Hijriah di Kantor Kemhan, Jakarta. Peringatan Isra’Mi’raj Nabi besar Muhammad SAW ini dihadiri pula oleh Sekjen Kemhan Laksdya TNI Dr Widodo, jajaran pejabat Eselon I dan II Kemhan, seluruh pegawai Kemhan, Pengurus Dharma Wanita Persatuan Kemhan, serta pegawai YKPP dan Asabri. Dalam peringatan Isra’ Mi’raj kali ini turut diundang menjadi pembicara Ustad Zulkifli Muhammad Ali LC.MA.

Peringatan Isra’ Mi’raj Tahun 1438 Hijriah 2017 Masehi kali ini mengangkat tema “Hikmah Memperingati Isra’ Mi’raj Nabi Muhammad SAW Tahun 1438 Hijriah 2017 Masehi Terhadap Evaluasi Ibadah Shalat Sebagai Medan Pencerahan Hati, Peningkatan Moralitas dan Kinerja Pegawai Kemhan”. Tema ini dipandang sangat penting dan relevan karena dalam Islam dari dulu sampai sekarang semua relevan dan harus setiap hari diikuti. Peningkatan moralitas dan kinerja ini sangat penting bagi pemerintah ditengah-tengah upaya membangun dan meningkatkan kualitas dan kinerja aparat birokrasi.

Menhan Ryamizard Ryacudu menjelaskan bahwa peringatan Isra’ Mi’raj ini mengingatkan kita semua untuk lebih meningkatkan kualitas ketakwaan kepada Allah SWT dalam melaksanakan ibadah shalat, karena tidak hanya dianggap sebagai kewajiban untuk menyembah Allah SWT semata, namun harus juga dijadikan sebagai kebutuhan rohani untuk meningkatkan kualitas iman dan takwa dalam hubungan dengan Allah SWT, serta hubungan dengan sesama manusia.

Sementara itu, Ustad Zulkifli Muhammad Ali menekankan mengenai ibadah shalat yang perintahnya langsung diturunkan kepada Nabi Muhammad SAW pada saat Isra’Mi’raj. Ustad Zulkifli juga menekankan bahwa saat ini ketika tanda-tanda akhir jaman sudah mulai tampak, shalat dan amal ibadahlah yang seharusnya menjadi prioritas kita karena hanya keimanan kita kepada Allah SWT yang dapat membantu kita meringankan beban hidup yang harus kita lalui, serta selalu positif menghadapi hidup seperti yang diteladankan oleh Nabi Muhammad SAW. (DAS/SGY)

Sumber: https://www.kemhan.go.id/2017/04/17/hikmah-peringatan-isra-miraj-1438-h-shalat-juga-merupakan-tolok-ukur-kedisiplinan-pegawai.html