Polres Jayawijaya Berhasil Amankan Pelaku Pembunuhan di TMP Wamena

0
11

Tribratanews.polri.go.id- Polda Papua- Polres Jayawijaya, Wamena- Aparat Kepolisian Resor Jayawijaya berhasil mengamankan pelaku pembunuhan berinisial AS (25) yang melakukan pembunuhan terhadap korban PW (37) pada hari minggu (07/01/2018) lalu di taman makam pahlawan (TMP) wamena.

Kapolres Jayawijaya Akbp Yan Pieter Reba, SE, M.Si melalui Kasat Reskrim AKP Jeffri P. Tambunan, SH, S.I.K saat dikonfirmasi membenarkan adanya penangkapan AS (25) pelaku pembunuhan di TMP Wamena.

“Saat mendapat informasi tersebut, anggota kami dipimpin oleh KBO Sat Reskrim Ipda Andi Amrin dan KBO Sat Intelkam Ipda Enceng Kurniadi datang ke distrik asotipo untuk menjemput pelaku kemudian mengamankan pelaku di Polres Jayawijaya untuk mepertangung jawabkan perbuatannya, sedangkan untuk barang bukti berupa parang yang dipakai pelaku untuk membunuh korban menurut keterangan pelaku sudah ia buang di kali uwe” — Kasat Reskrim

Kasat Reskrim menyatakan bahwa pelaku ditangkap di distrik asotipo pada jumat (12/01/2018) pagi berkat bantuan dari masyarakat yang membantu pihak kepolisian untuk mengamankan pelaku.

“Saat mendapat informasi tersebut, anggota kami dipimpin oleh KBO Sat Reskrim Ipda Andi Amrin dan KBO Sat Intelkam Ipda Enceng Kurniadi datang ke distrik asotipo untuk menjemput pelaku kemudian mengamankan pelaku di Polres Jayawijaya untuk mepertangung jawabkan perbuatannya, sedangkan untuk barang bukti berupa parang yang dipakai pelaku untuk membunuh korban menurut keterangan pelaku sudah ia buang di kali uwe,” ujar Kasat Reskrim.

“Dari pengakuan pelaku, kejadian tersebut dilatar belakangi masalah dendam lama saat perang suku di Distrik Mugi, Kabupaten Nduga, kemudian saat korban dan pelaku mengkonsumsi Miras bersama-sama terjadilah peristiwa pembunuhan tersebut dimana pelaku melakukan penikaman sebanyak 1 kali di bagian punggung, selanjutnya saat korban berusaha melarikan diri pelaku menikam korban sebanyak 1 kali di bagian pinggang dengan menggunakan parang, setelah korban terjatuh pelaku kembali melakukan penikaman di bagian leher korban,” lanjut Akp Jefri.

Apabila terbukti pelaku akan dijerat pasal 338 KUHPidana dengan ancaman kurungan maksimal 15 tahun penjara.

Penulis : Denta

Editor    : Alfian Nur

Publish : Bunaya Darunawa

Sumber: http://tribratanews.polri.go.id/?p=339122