Kolaborasi BP3TKI Manado, Konjen Filipina di Manado dan Kemenkumham Kanwil Sulut

0
6

Kolaborasi BP3TKI Manado, Konjen Filipina di Manado dan Kemenkumham Kanwil Sulut14 Maret 2018 13:12 WIBBNP2TKI, Manado, Rabu (14/3/2018) – Kepala BP3TKI Manado, Hard F. Merentek hadir menjadi salah satu narasumber dalam kegiatan yang diselenggarakan Konjen Filipina di Manado. konsulat jenderal Filipina di Manado mengadakan simposium Gender and Development (GAD) dengan tema “Dimensi Pemberdayaan Perempuan dan Gender dalam Perdagangan Manusia”. Kegiatan diselenggarakan di Gedung Konsulat Jenderal Filipina, Manado, Sabtu (10/3/2018).

Hadir dalam symposium adalah para pekerja migran asal Filipina yang bekerja sebagai guru di MIS (Manado Independent School), Oscar G. Orcine selaku Konsul Jendral Filipina, Commander Marlon Roy B. Roa, Philippines Liaison Officer, Roeshielyn S. Penafiel, Border Crossing Officer Tarakan dan Pantaleon C. Flestado selaku Border Crossing Officer Pulau Marore, Sulawesi Utara, Dodi Karnida Halilindar Atmaja selaku Kepala Divisi Imigrasi Kantor Wilayah Kementrian Hukum dan HAM Provinsi Sulawesi Utara.

“Perdagangan manusia saat ini marak terjadi dengan modus perekrutan tenaga kerja untuk ditempatkan di luar negeri dengan iming-iming gaji besar. Hal ini patut menjadi perhatian, karena perekrutan TKI tersebut dilakukan dengan tujuan eksploitasi seksual dan dipekerjakan pada tempat-tempat yang berbahaya” — Hard

 

Kepala BP3TKI Manado, Hard Merentek, yang berkesempatan menjadi narasumber membahas tema terkait Perdagangan Manusia dengan Modus Perekrutan Tenaga Kerja Indonesia (TKI).

Dalam kesempatan tersebut Hard menyampaikan, bahwa bekerja keluar negeri menjadi pilihan bagi warga negara Indonesia yang belum mendapatkan pekerjaan di negara sendiri. Gaji yang besar, fasilitas yang mumpuni, serta keinginan mendapatkan kehidupan yang lebih layak sering melatarbelakangi masyarakat Indonesia bekerja ke luar negeri. Akibatnya seringkali masyarakat Indonesia terjebak dalam perekrutan TKI ilegal.  Masalah ekonomi, pendidikan, kemiskinan, gaya hidup dan lain-lain, sering menjadi faktor pendukung terjadinya hal ini, ungkapnya.

 

“Perdagangan manusia saat ini marak terjadi dengan modus perekrutan tenaga kerja untuk ditempatkan di luar negeri dengan iming-iming gaji besar. Hal ini patut menjadi perhatian, karena perekrutan TKI tersebut dilakukan dengan tujuan eksploitasi seksual dan dipekerjakan pada tempat-tempat yang berbahaya” ungkap Hard.

 

Lebih lanjut Hard menyampaikan, saat ini ada aturan baru yang menjadi rujukan yakni dengan adanya UU no.18 tahun 2017 mengenai Pelindungan Pekerja Migran Indonesia yang telah disahkan pada November 2017. Dalam UU tersebut, telah didefiniskan apa yang disebut Pekerja Migran Indonesia (PMI).

BP3TKI Manado yang wilayah kerjanya yang meliputi Provinsi Sulawesi Utara, Provinsi Gorontalo dan Provinsi Maluku Utara terus berupaya guna mencegah terjadinya praktek perdagangan manusia, diantaranya dengan membentuk Tim Satgas Pencegahan dan Penindakan TKI Ilegal dimana BP3TKI Manado bertindak sebagai penanggung jawab. Tim Satgas ini beranggotakan tim dari Polda Sulawesi Utara, Kemenkumham Kantor Wilayah Sulawesi Utara, Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Provinsi Sulawesi Utara serta dari Dinas Tenaga Kerja Provinsi Sulawesi Utara.

 Selain itu, telah dirumuskan langkah-langkah strategis mencegah perekrutan ilegal yang berdampak pada perdagangan manusia. Langkah-langkah strategis yang dimaksud antara lain: Program perlindungan TKI dimulai sejak pra penempatan, masa penempatan dan purna penempatan; Perbaikan mekanisme pengawasan dalam proses penempatan yang konsisten dan tegas sesuai dengan peraturan yang berlaku dengan merumuskan instrument pengawasan di tingkat daerah (Sulawesi Utara); Pengendalian proses penempatan di daerah debarkasi dengan meningkatkan peran Satgas dan pendanaan yang memadai; Penguatan koordinasi lintas sektor terkait di tingkat Nasional dan Daerah;

Di akhir kesempatan Hard menyampaikan bahwa untuk bekerja ke luar negeri menjadi PMI sebenarnya syaratnya sangat mudah. Apabila ingin mengetahui informasi lowongan pekerjaan di luar negeri maupun informasi mengenai persyaratan bisa langsung mendatangi kantor BP3TKI Manado yang ada di jalan Babe Palar no. 96 Manado dengan nomor telepon (0431)850695 atau email ke bp3tki.manado@bnp2tki.go.id . (Humas/Lia/BP3TKI Manado)

 

 

Share:

Sumber: http://www.bnp2tki.go.id/read/13062/Kolaborasi-BP3TKI-Manado-Konjen-Filipina-di-Manado-dan-Kemenkumham-Kanwil-Sulut.html