60 Tahun Hubungan Diplomatik Indonesia Jepang, 2.116 Perawat dan Careworker Telah Ditempatkan ke Jepang

0
1

60 Tahun Hubungan Diplomatik Indonesia – Jepang, 2.116 Perawat dan Careworker Telah Ditempatkan ke Jepang06 Juni 2018 11:27 WIBPara kandidat Nurse dan Careworker yang siap berangkat ke Jepang saat mengikuti acara pelepasan di Kedutaan Besar Jepang untuk Indonesia, Jakarta, Senin (4/6/2018)BNP2TKI, Jakarta (6/6/2018) — Tahun 2018 merupakan tahun ke-60 hubungan diplomatic Jepang-Indonesia. Hingga saat ini, sebanyak 2116 Perawat dan Careworker telah bekerja di Jepang dan sukses dibidangnya.

 

“Terimakasih atas dukungan dari pihak yang terlibat, terutama pemerintah Indonesia. Pemerintah Jepang akan terus bekerjasama dengan Indonesia dalam penempatan pekerja program tersebut dan berharap para Perawat dan Careworker dari Indonesia ini dapat lulus ujian nasional di Jepang serta mampu bekerja dengan baik” — Duta besar Jepang, Masafumi Ishii

Duta Besar Jepang untuk Indonesia, Masafumi Ishii pada acara Pelepasan Pemberangkatan 331 Pekerja Migran Indonesia (PMI) sektor Perawat dan Careworkers, mengatakan bahwa tahun 2018 ini merupakan peringatan ke-11 tahun pemilihan dan pemberangkatan PMI sektor Perawat dan Careworker ke Jepang melalui kerjasama EPA Jepang – Indonesia.

 

Hadir dalam kesempatan tersebut, Deputi Penempatan BNP2TKI, Teguh Hendro Cahyono, dan dari Pusat Perencanaan dan Pendayagunaan SDM, Kementerian Kesehatan, Yono Susilo Yuskaran, di Kedutaan Besar Jepang untuk Indonesia, Jakarta, Senin (4/6/2018).

 

“Terimakasih atas dukungan dari pihak yang terlibat, terutama pemerintah Indonesia. Pemerintah Jepang akan terus bekerjasama dengan Indonesia dalam penempatan pekerja program tersebut dan berharap para Perawat dan Careworker dari Indonesia ini dapat lulus ujian nasional di Jepang serta mampu bekerja dengan baik”, ujar Duta besar Jepang, Masafumi Ishii.

 

Deputi Penempatan, Teguh Hendro Cahyono, dalam kesempatannya, berpesan bahwa bekerja ke luar negeri antara lain membutuhkan kesiapan fisik dan mental. Untuk itu, bagi para kandidat Nurse (Perawat) dan Careworker agar mampu menjadi pribadi yang tangguh dan mampu menjadikan kendala yang ada sebagai tantangan dan kesempatan untuk terus mengasah kemampuan diri menjadi lebih baik.

 

“Tunjukan kualitas sebagai orang Indonesia yang bermartabat dan patut diperhitungkan di dunia kerja internasional. Bekerja profesional dan berusahalah untuk menyesuaikan diri dengan berbagai tuntutan lingkungan tanpa harus kehilangan jati diri sebagai bangsa Indonesia. Selalu berpegang teguh pada nilai-nilai luhur Pancasila dan nilai yang telah ditanamkan dalam keluarga”, ujar Teguh Hendro Cahyono.

 

Para kandidat Perawat dan Careworker batch 11 ini telah selesai mengikuti rangkaian materi Pre Departure Orientation (PDO) di Graha Insan Cita, Depok, yang dilaksanakan sejak 2 s.d 4 Juni 2018. Mereka pun diberangkatkan secara bertahap ke Jepang. Setibanya di Jepang, pada 7 Juni 2018 nanti akan dilaksanakan pembukaan pelatihan bahasa Jepang sebagai keberlanjutan mereka bekerja di Jepang di tiga (3) wilayah yakni Tokyo, Osaka dan Nagoya. Total Peserta pelatihan pemantapan bahasa Jepang ini berjumlah 329 orang dari keseluruhan 331 orang, terbagi ke dalam 3 wilayah yaitu; di wilayah Nagoya sebanyak 189 orang Careworker, Osaka berjumlah 109 orang Careworker dan Tokyo sebanyak 31 orang Perawat (Nurse). Pembukaan pelatihan ini akan dilaksanakan dalam waktu yang bersamaan. *** (Humas/MLD)

Share:

Sumber: http://www.bnp2tki.go.id/read/13286/60-Tahun-Hubungan-Diplomatik-Indonesia-%20-Jepang-2.116-Perawat-dan-Careworker-Telah-Ditempatkan-ke-Jepang.html