Menko PMK Pimpin Rakor Kesiapan Bandara Kertajati Sebagai Bandara Embarkasi Tahun 2018

0
7

Jakarta (31/05)—Menteri Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK), Puan Maharani memimoin Rapat Koordinasi Tingkat Menteri Kesiapan Bandara Kertajati Sebagai Bandara Embarkasi Tahun 2018,  di kantor Kemenko PMK, Kamis siang (31/05).

Bandara Kertajati termasuk dalam 15 Proyek Bandar Udara Baru yang termuat dalam Dokumen RPJMN 2015-2019. Berdasarkan PERPRES Nomor: 58 Tahun 2017 Tentang Percepatan Pelaksanaan Proyek Nasional. Bandara Kertajati masuk dalam Program Strategis Nasional (PSN).

“Bandara Kertajati, alhamdulillah sudah diresmikan oleh Presiden Joko Widodo. Dan sesuai arahannya dapat digunakan sebagai Bandara Embarkasi Haji Tahun 2018. Untuk itu, tujuan Rakor kali ini untuk mengantisipasi pengoperasian bandara Kertajati sebagai bandara embarkasi haji tahun 2018” — Menko PMK

Pada pengantarnya Menko PMK menyapaikan bahwa sesuai dengan arahan Presiden Joko Widodo bandara Kertajati selesai pada bulan Juni 2018 dan dapat digunakan sebagai Bandara Embarkasi Haji Tahun 2018. 

“Bandara Kertajati, alhamdulillah sudah diresmikan oleh Presiden Joko Widodo. Dan sesuai arahannya dapat digunakan sebagai Bandara Embarkasi Haji Tahun 2018. Untuk itu, tujuan Rakor kali ini untuk mengantisipasi pengoperasian bandara Kertajati sebagai bandara embarkasi haji tahun 2018,” papar Menko PMK.

Menko PMK juga menyampaikan ada beberapa permasalahan Bandara Kertajati dijadikan bandara embarkasi haji tahun 2018 antara lain : Pertama, BPIH yang telah disetujui DPR-RI, tidak termasuk embakarsi melalui Bandara Kertajati. Kedua, Bandara Kertajati perlu diperkenalkan oleh General Autority of Civil Aviation yang memerlukan waktu 3 Bulan. 

Ketiga, belum terdapatnya akses Asrama Haji yang sesuai (jangkauan Jarak, Steril untuk Biometric, dll). Keempat, terdapat implikasi anggaran untuk melakukan penyesuaian Embakarsi, Asrama Haji, dan Akses.

“Secara tekhnis transportasi sudah dapat terakomodir namun dari segi kebutuhan jamaah belum secara keseluruhan dapat diakomodir seperti layanan kesehatan dan rumah sakit,” ujarnya.

Untuk itu, tambah Menko PMK, perlu koordinasi lebih lanjut untuk  pengoperasian bandara Kertajati sebagai bandara embarkasi haji tahun 2018 dengan sisa waktu pelaksanaan yang semakin pendek. 

Hadir dalam rakor kali ini, Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi, Perwakilan dari Angkasapura, Polri, Kemenkumham, Kementerian Agama dan undangan lainnya.

Sumber: https://www.kemenkopmk.go.id/artikel/menko-pmk-pimpin-rakor-kesiapan-bandara-kertajati-sebagai-bandara-embarkasi-tahun-2018