Pantau Jalur Mudik Jakarta-Jatim, Menhub: Semua Lancar

0
2

Pantau Jalur Mudik Jakarta-Jatim, Menhub: Semua Lancar

“Semua berjalan baik. Kami pantau juga dari atas, kalaupun ada macet sedikit karena kecelakaan. Tadi ada antre panjang yang di pintu tol tapi belum sampai 5 km. Alangkah baiknya apabila kita bisa mengatur dengan baik, makanya kita tegaskan lagi kewenangan Kakorlantas untuk bisa melakukan diskresi apabila kemacetan itu terjadi dan kita lihat memang tadi itu sudah wajar untuk dilakukan pelepasan di pintu tol” — Menhub

Biro Komunikasi dan Informasi Publik – Senin, 11 Juni 2018

Jumlah Dilihat: 215

kali

NGAWI – Arus mudik Lebaran 2018 hingga H-5 terpantau lancar

dan aman. Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi bersama rombongan

pejabat-pejabat negara antara lain Ketua DPR Bambang Soesatyo, Menteri

Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Puan Maharani, Menteri

PUPR Basuki Hadimuljono, Menteri Kesehatan Nila F Moeloek, Kapolri Jenderal

Tito Karnavian, dan Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto meninjau langsung

kondisi arus mudik di Jawa Barat, Jawa Tengah dan Jawa Timur, Minggu (10/6).Rombongan bertolak dari Jakarta sekitar pukul 08.00 WIB dan

melakukan pemantauan dari udara menggunakan helikopter. Total ada 4 helikopter

yang digunakan. Titik pertama yang dikunjungi adalah Pos Polisi di Cikopo,

Purwakarta Jawa Barat. Di sana rombongan meninjau dan menerima paparan dari

Kapolda Jawa Barat terkait pantauan arus mudik di wilayah Jawa Barat.Kemudian rombongan berlanjut ke titik kedua yaitu di Gerbang

Tol Kertasari. Di tempat ini rombongan kembali melakukan meninjau serta

menerima paparan dari Kapolda Jawa Tengah terkait pantauan arus mudik di

wilayah Jawa Tengah.Lalu titik terakhir yang dikunjungi adalah di rest area 575

Ngawi, Jawa Timur. Di sini rombongan juga melakukan meninjau serta menerima

paparan dari Kapolda Jawa Timur terkait pantauan arus mudik di wilayah Jawa

Timur.Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi pada kunjungannya di

Ngawi mengatakan hasil pemantauan menunjukkan pada H-5 ini arus mudik berjalan

lancar dan baik. Menhub menegaskan bahwa apabila ditemukan antrean di pintu

tol, maka adalah kewenangan Korlantas untuk bisa melakukan diskresi.”Semua berjalan baik. Kami pantau juga dari atas, kalaupun

ada macet sedikit karena kecelakaan. Tadi ada antre panjang yang di pintu tol

tapi belum sampai 5 km. Alangkah baiknya apabila kita bisa mengatur dengan

baik, makanya kita tegaskan lagi kewenangan Kakorlantas untuk bisa melakukan

diskresi apabila kemacetan itu terjadi dan kita lihat memang tadi itu sudah

wajar untuk dilakukan pelepasan di pintu tol,” jelas Menhub.Menhub menambahkan kewenangan Kakorlantas untuk melakukan

diskresi di pintu tol adalah hasil dari rapat koordinasi antara semua

stakeholder.”Melalui rapat koordinasi, semua kewenangan di lapangan ada

di bawah Kakorlantas. Segala keputusan dan diskresi ada di Kakorlantas.Jadi hal

tersebut sudah kita putuskan sesuai dengan rapat,” sebut Menhub.Pada kesempatan ini Menhub juga menekankan pentingnya untuk

melakukan rampcheck. Khusus di Jawa Timur, Ia mengatakan bahwa telah

mengunjungi beberapa terminal, namun rampcheck yang dilaksanakan belum

maksimal. Ia meminta Dishub dan Polda untuk bertindak tegas terhadap

kendaraan-kendaraan yang belum di rampcheck tersebut. Menhub juga menyebut

banyak bus-bus yang bagus, namun belum mendapatkan stiker tanda telah dilakukan

rampcheck.”Untuk di Jawa Timur, secara kebetulan ketika saya melakukan

rampcheck busnya bagus, tapi tidak

mendapatkan stiker, padahal stiker itu menjadi panduan untuk memeriksa mereka,”

sebutnya.Lebih lanjut terkait keselamatan, guna mengantisipasi hari

libur Lebaran yang biasanya digunakan masyarakat untuk berwisata, Menhub

menginstruksikan Diahub dan Polda untuk memeriksa bus-bus Pariwisata. Biasanya

banyak kejadian kecelakaan di tempat-tempat wisata tersebut karena

ketidaklaikan kendaraan seperti rem blong dan lain sebagainya. Karenanya Menhub

memeinta Dishub dan Polda untuk bertindak tegas terhadap bus-bus pariwisata

tersebut.”Setelah Lebaran banyak orang yang berwista seperti ke

daerah pegunungan. Biasanya PO pariwisata hanya beroperasi pada saat-saat itu.

Mereka ini seolah-olah tidak terjamah oleh peraturan. Oleh karenanya kita akan

tegakkan disiplin. Saya minta Polda dan Dishub untuk melakukan penegakan

hukum,” tegas Menhub Budi. (HH/TH/RK/BI)

Sumber: http://www.dephub.go.id/post/read/pantau-jalur-mudik-jakarta-jatim,-menhub–semua-lancar