Penutupan Upgrading Skill di Tanjung Priok 5 orang Sudah Langsung Diterima Bekerja di Kapal Pesiar

0
7

Penutupan Upgrading Skill di Tanjung Priok 5 orang Sudah Langsung Diterima Bekerja di Kapal Pesiar 06 Juni 2018 08:19 WIBHanya dalam kurun waktu satu bulan dilatih dalam program Upgrading Skill Calon PMI yang diselenggarakan BNP2TKI bekerjasama dengan LPK Global Hospitality Academy, Tanjung Priok, sudah ada 5 (lima) orang yang sudah siap diberangkatkan untuk bekerja di Kapal Pesiar. Jakarta, BNP2TKI (5/6/18) — Hanya dalam kurun waktu satu

bulan dilatih dalam program Upgrading Skill Calon PMI yang diselenggarakan BNP2TKI bekerjasama dengan LPK Global Hospitality Academy, Tanjung Priok, sudah ada 5 (lima) orang yang sudah siap diberangkatkan untuk bekerja di Kapal Pesiar.

“Program ini merupakan merupakan bentuk kehadiran pemerintah kepada rakyatnya khususnya calon PMI untuk membantu mendapatkan hak memperoleh pekerjaan dan penghidupan yang layak sesuai dengan amanat UUD 1945, dan semoga secara nyata dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.” — Deputi Kerjasama Luar Negeri dan Promosi, Drg . Elia Rosalina, MARS, MKK

 

“Kelima orang ini, sudah lulus wawancara bahasa inggris dan saat ini sedang berada di kantor PT. Indomarino, untuk proses selanjutnya, ” ujar Weni, Direktur Utama LPK Global Hospitality academy.

 

Sisanya sebanyak 45 orang sedang menunggu panggilan untuk wawancara yang baru bisa dilaksanakan setelah Lebaran nanti, ungkap Weni.

 

Program Upgrading Skill sektor hospitality di LPK Global Hospitality Academy ini diselenggarakan dari tanggal 2 Mei dan ditutup secara resmi pada 4 Juni 2018 ini, melatih 50 orang yang rencananya akan ditempatkan di kapal pesiar dengan negara tujuan Amerika, Eropa, Australia dan Asia bekerja sama dengan Manning Agency PT. Indomarino, Oceania Raya dan Groud company.

 

Program Upgrading Skill ini merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari program Nawacita kepada para PMI, dengan harapan dapat meningkatkan kompetensi para calon PMI sehingga bisa mengisi job-job atau lowongan strategis, bagus dari sisi gaji, perlindungan dan sebagainya.

 

“Program ini merupakan merupakan bentuk kehadiran pemerintah kepada rakyatnya khususnya calon PMI untuk membantu mendapatkan hak memperoleh pekerjaan dan penghidupan yang layak sesuai dengan amanat UUD 1945, dan semoga secara nyata dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.” ungkap Deputi Kerjasama Luar Negeri dan Promosi, Drg. Elia Rosalina, MARS, MKK, pada saat menutup secara resmi kegiatan di LPK Global Hospitality Academy. Jl. Gorontalo IV No. 32 C, Tanjung Priok, Jakarta Utara.

 

Ditambahkan Elin (sapaan akrab Elia Rosalina), bahwa kegiatan ini merupakan penutupan Upgrading Skill dilokasi yang ke-16 dari total 30 (tiga puluh) lokasi kegiatan sampai dengan bulan Juli 2018 ini.

 

Upgrading Skill ini melibatkan instruktur berpengalaman di bidangnya, seperti Pak Kiki yang sudah berpengalaman selama 35 tahun sebagai House Keeping Attendant di kapal pesiar di luar negeri, lalu Pak Basuki yang berpengalaman di bidang Food and Beverages, Pak Mufti sebagai Waiter di hotel dan kapal pesiar dengan pengalaman selama belasan tahun, dan para instruktur berpengalaman lainnya dibidang hospitality.

 

Dalam upgrading tersebut, selain teori dan praktek, tips dan trik saat wawancara bahasa Inggris, tips selama bekerja juga diberikan kepada para peserta, berikut materi detail sampai ke melipat taplak dan lain sebagainya. Selain itu, diberikan pendidikan terupdate tentang sanitasi standar di kapal pesiar. Tri bucket system, sertifikasi sanitasi dengan dinas kesehatan,  sadar food product, food hygiene, teknik dasar pelayanan di hotel dan kapal pesiar. Jadi menurut Pak Kiki selaku instruktur, walau sudah keliatan rapi dan semua terlihat baik, tetapi tetap ada hal-hal detail yang harus dikoreksi untuk kesempurnaan hospitality.

 

Juga dalam hal pelatihan food product, para peserta merasakan benar panasnya bekerja di dapur. Dan diikuti masak dan praktek dengan menu sehari-hari yang mereka makan. Dan kemudian diakhir kegiatan dilakukan Tes dan Evaluasi.

 

“Selama satu bulan pelatihan upgrading skill hospitality ini, Alhamdulillah, tercapai zero accident, yang dapat dilihat dari tidak adanya satu gelas pun yang pecah selama pelatihan, ini merupakan ukuran seberapa care instruktur dan peserta

memperhatikan standar safety dari pekerjaannya.” ungkap Kiki selaku Ketua program pelaksanaan upgrading Skill di LPK Global Hospitality Academy.

 

Ditambahkan bahwa, Pelatihan Practice House Keeping pun menggunakan amenities yang terbaru dengan standar kapal dan hotel, seperti Jacuzi, whirpool bathtub, dan toilet duduk termodern. Suasana praktek dan teori pun dibuat menyatu sehingga bisa langsung diterapkan ilmunya.

 

Succes Story Guna Memotivasi 

Dalam kesempatan tersebut, Elin juga menyampaikan Success Story seputar pengalaman para PMI bekerja diluar negeri yang diperolehnya baik dari pengalaman orang maupun anggota keluarganya guna menyemangati dan memotivasi para peserta lulusan Upgrading Skill agar bekerja dengan baik dan berprestasi.

 

“Jaga sikap, perilaku, tanamkan sikap tanggungjawab dan jujur. Kuatkan Tekad dengan kerja keras, dan jadikan pekerjaan itu sebagai awal melangkah. Modalnya belajar terus.” ujar Elin.

 

Disampaikan juga oleh Elin, bahwa dari BNP2TKI telah mendapatkan bantuan kerjasama dari Kementerian Perhubungan, bagi peserta untuk memperoleh Basic Safety Training (BST) untuk yang bekerja di Seabased.

 

“Lulusan terbaik akan dibiayai untuk mendapatkan BST dan dibiayai negara, sampaikan nama-nama kepada Kepala BP3TKI.” tambahnya. Dirinya juga menyampaikan masukan tantangan kepada LPK agar bisa membuat tempat pelatihan seabased seperti kapal sungguhan.

 

“Jaga nama baik bangsa, jangan sampai ada masalah selama bekerja disana. Alumni Upgrading Skill pemerintah harus lebih berkualitas dan lebih baik, juga jangan lupa ibadah agar kita terhindar dari perbuatan-perbuatan yang tidak baik” tutupnya.

 

Dalam penutupan Upgrading Skill diberikan piagam penghargaan bagi lima peserta terbaik, yang diserahkan secara langsung oleh Deputi KLN dan Promosi, Elia Rosalina dan juga oleh Kepala BP3TKI Jakarta, Mucharom Ashadi. **** (Humas/DH/AFF).

Share:

Sumber: http://www.bnp2tki.go.id/read/13285/Penutupan-Upgrading-Skill-di-Tanjung-Priok–5-orang-Sudah-Langsung-Diterima-Bekerja-di-Kapal-Pesiar–.html