Hadapi Masalah Pengungsi, Indonesia-Australia Kuatkan Hubungan Bilateral

0
1

Biro Humas, Hukum dan Kerjasama,

“Pengungsi Rohingya hidup dalam keputus asaan di negara asal, kita butuh kerja sama untuk memikirkan jalan keluar akan hal ini, biasanya lebih diserahkan kepada kebijakan pemerintahan masing-masing negara” — Quinlan

05 Juli 2018

Dilihat: 15

JAKARTA – Menghadapi masalah pengungsi yang kian bermunculan, Duta Besar (Dubes) Australia untuk Indonesia, H.E. Gary Quinlan A.O. mengajak Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia (Menkumham) RI untuk bekerja sama lebih intens antara Indonesia dan Australia. Dubes Australia mencontohkan pengungsi Rohingya, menurutnya, hingga saat ini belum ada solusi yang kongkrit.

“Pengungsi Rohingya hidup dalam keputus asaan di negara asal, kita butuh kerja sama untuk memikirkan jalan keluar akan hal ini, biasanya lebih diserahkan kepada kebijakan pemerintahan masing-masing negara,” ujar Quinlan saat melakukan kunjungan kehormatan/Courtesy Call ke Menkumham RI di Gedung Ex. Sentra Mulia, Jakarta, Selasa (26/06/2018).

Menanggapi hal demikian, Menkumham RI mendukung pernyataan Dubes Australia tersebut. Menteri Yasonna menyatakan bahwa memang diperlukannya kerja sama yang erat dalam komunitas internasional untuk menangani isu-isu tersebut. “Komunitas internasional harus bekerja sama dengan erat,” tutur Yasonna.

Tak hanya itu, Menkumham juga menjelaskan langkah aktif apa saja yang Pemerintah Indonesia telah ambil dalam menghadapi kasus Rohingnya tersebut. “Saat ini terdapat pengungsi Rohingya di Indonesia, mereka ditampung di kantor pemerintah daerah, dan kantor kami”, ucap Yasonna.

Selanjutnya, Gary Quinlan juga memberikan selamat dan apresiasinya terhadap Indonesia atas keberhasilannya dalam memperoleh Kursi Keanggotaan Dewan Keamanan PBB Tidak Tetap. “Senang melihat hal tersebut, Indonesia punya nilai unik, dan pengalaman dalam rekonsiliasi dan mediasi,” tandas Quinlan, yang baru saja bertugas di Indonesia selama enam minggu.

Dengan posisi barunya tersebut, Dubes Australia berharap Indonesia dapat memainkan peranan yang lebih aktif dalam menghadapi permasalahan pengungsi di kawasan lain, seperti masalah pencari suaka dari Afghanistan. “Saat ini negara Eropa dan beberapa negara lain tengah memperketat masuknya pencari suaka dari Afghanistan, mungkin kita bisa melakukan sesuatu untuk mengatasi hal ini” kata Quinlan.

Mendengar hal tersebut, Menkumham menjelaskan bahwa pihak Indonesia telah bekerja keras untuk hal ini, dan berusaha melihat keadaan yang sebenarnya di Afghanistan. “Indonesia berkomitmen untuk selalu berusaha membantu dan mencari solusi dalam perdamaian dunia, dan Pakistan sebagai negara tetangga Afghanistan juga harus terlibat membantu, dan mencari solusi masalah ini,” tandas Yasonna. (Aldo, Zaka, Foto:bowo)

Sumber: http://www.kemenkumham.go.id/berita/hadapi-masalah-pengungsi-indonesia-australia-kuatkan-hubungan-bilateral