Kunjungan Kumamoto Prefektural Assembly Jepang ke BNP2TKI

0
1

Kunjungan Kumamoto Prefektural Assembly Jepang ke BNP2TKI05 Juli 2018 20:57 WIBSekretaris Utama BNP2TKI, Tatang Budi Utama Razak, Deputi Penempatan, Teguh Hendro Cahyono, Direktur Pelayanan Penempatan Pemerintah, Hariyadi Agah beserta jajaran di ruang rapat kepala BNP2TKI. Jakarta, BNP2TKI (5/7/18) – Kenji Takaki, Ketua delegasi Kumamoto Prefektural Assembly beserta rombongan kunjungi BNP2TKI dalam rangka melakukan tukar pendapat sertamempelajari ikhtisar dan kegiatan strategisBNP2TKI dalam menempatkan Pekerja Migran Indonesia (PMI) ke luar negeri khususnya ke Jepang.

 

“Merupakan nilai tambah positif jika para pekerja migran Indonesia yang bekerja di Jepang memiliki surat izin mengemudi dan bisa menyetir di Jepang, karena mobilitas yang tinggi disana” — Kenji Takaki

Dirinya mengungkapkan bahwa pihaknya telah mendapatkan saran dari Japan International Coorporation of Welfare Services (JICWELS) agar melakukan kunjungan tersebut.

 

Dalam kunjungan tersebut, dirinya diterima dengan baik oleh Sekretaris Utama BNP2TKI, Tatang Budi Utama Razak, Deputi Penempatan, Teguh Hendro Cahyono, Direktur Pelayanan Penempatan Pemerintah, Hariyadi Agah beserta jajaran di ruang rapat kepala BNP2TKI.  

 

Dalam kesempatan tersebut, Kenji Takaki mengapresiasi para pekerja migran dari Indonesia yang bekerja di Jepang, menurutnya mereka sangat disukai karena keramahan dan kedisiplinannya.

 

 “Kami banyak berharap dari para pekerja dari Indonesia.” ungkapnya.

 

 Lebih lanjut dirinya menyampaikan bahwa Jepang saat ini banyak membutuhkan tenaga di bidang kesehatan dan khusus di prefektur Kumamoto membutuhkan banyak pekerja sektor konstruksi.

 

“Kami sendiri sedang gencar dalam konstruksi pembangunan, karena beberapa waktu lalu, daerah kami dilanda gempa, jadi membutuhkan banyak tenaga untuk bekerja di sektor konstruksi” ungkapnya.

 

Diutarakan pula bahwa Tokyo sendiri sedang dalam persiapan menyambut pesta olimpiade di tahun 2020 dan diselenggarakannya paraolimpic dalam waktu dekat.. Selain itu dibutuhkan juga pekerja untuk sektor pariwisata, terangnya.

 

Pihaknya juga berharap agar Indonesia bisa ikut mengupayakan penerbitan SIM Internasional yang merupakan kesepakatan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB)  dalam Vienna Convention on Road Traffic  tahun 1968 yang merupakan penyempurnaan dari Geneva Convention on Road Traffic tahun 1949 dan sebelumnya Paris Convention on Motor Traffic tahun 1926.

 

“Merupakan nilai tambah positif jika para pekerja migran Indonesia yang bekerja di Jepang memiliki surat izin mengemudi dan bisa menyetir di Jepang, karena mobilitas yang tinggi disana” ujar Kenji Takaki.

 

 “Kami sampaikan terimakasih kepada pemerintah Indonesia, dan berharap jalinan kerjasama antara Indonesia dengan Jepang semakin baik, serta semakin banyak orang Indonesia bisa datang dan mendapatkan kesempatan bekerja di Jepang.” jelasnya.

 

Sekretaris Utama BNP2TKI, Tatang Budi Utama Razak menerima dengan baik kunjungan tersebut, mengusulkan untuk mengkonkritkan kerjasama yang bisa dilakukan.

 

Sementara itu, Deputi Penempatan, Teguh Hendro Cahyono, berharap agar para delegasi Kumamoto Perfectural Assembly dapat meneruskan kepada pihak-pihak terkait di Kumamoto untuk lebih banyak membuka akses bagi pekerja migran dari Indonesia untuk bekerja disana, setelah mereka melihat potensi dan kesungguhan dari pemerintah dalam mempersiapkan. Sebagai informasi saat ini ada sebanyak 15 PMI yang bekerja di Prefektur Kumamoto, Jepang sebagai Nurse dan Careworkers.  (Humas/DH).

 

Share:

Sumber: http://www.bnp2tki.go.id/read/13343/Kunjungan-Kumamoto-Prefektural-Assembly-Jepang-ke-BNP2TKI.html