Antisipasi Kekeringan, Bulog Diminta Mulai Keluarkan Stok Beras

0
1

Kekeringan yang melanda sejumlah sentra padi di Pulau Jawa menyebabkan pasokan beras mulai menurun. Hal ini membuat sejumlah pedagang melakukan langkah antisipasi, salah satunya dengan menaikkan harga beras.

“Stok beras yang dimiliki Bulog saat ini sekitar 2 juta lebih ton” — Sekretaris Perusahaan Perum Bulog

Misalnya harga rata-rata beras medium di Pasar Induk Beras Cipinang, Jakarta. Harga rata-rata beras meningkat, dari sekitar Rp 9.752 per kilogram (kg) pada Bulan Juli menjadi Rp 9.883 per kg pada awal Agustus.

Pengamat pertanian, Bustanul Arifin, mengatakan bukti lain terjadinya kekeringan lahan pertanian di sejumlah wilayah sentra padi adalah para pedagang beras yang sudah mencari pasokan beras ke luar wilayah Jawa.

“Artinya, pasokan dari Jawa sudah sulit diandalkan untuk mengisi stok Pasar Induk Cipinang,” katanya saat dihubungi kumparan, Senin (6/8).

Dia menyebut sejumlah wilayah luar Jawa yang menjadi alternatif sumber pasokan beras, yaitu Kalimantan Selatan, Sulawesi Selatan, Sumatera Selatan dan Lampung. Dia mengimbau pemerintah agar segera mengambil tindakan dengan memerintahkan Perum Bulog mengeluarkan stok beras dari impor.

“Segera keluarkan stok beras Bulog yang diperoleh dari impor dengan operasi pasar,” katanya lagi.

Meski tidak tergolong dalam kekeringan ekstrem, Bustanul menambahkan, pemerintah tetap perlu waspada akan terjadi kekurangan stok beras.

“Pedagang yang mencari beras dari wilayah lain dan pekan lalu juga datang beras baru sebanyak 275.000 ton di Pelabuhan Cilegon yang merupakan beras impor dari Ratas Menko Perekonomian awal Januari dan Mei 2018 membuktikan kekeringan tadi berdampak” tutupnya.

Sebelumnya diberitakan, Badan Pusat Statistik (BPS) melaporkan, harga beras kualitas medium di tingkat penggilingan mulai merangkak naik rata-rata 0,68 persen menjadi Rp 9.198 per kg pada Juli 2018, jika dibandingkan Juni.

Meski demikian, Perum Bulog menyatakan bahwa suplai beras masih aman. Stok yang dimiliki Bulog saat ini mencapai 2,2 juta ton. Dengan asumsi kebutuhan penyaluran per bulan sebesar 250 ribu ton, stok tersebut masih aman hingga hampir 9 bulan ke depan.

“Stok beras yang dimiliki Bulog saat ini sekitar 2 juta lebih ton,” kata Sekretaris Perusahaan Perum Bulog, Siti Kuwati.

Sumber: http://www.bulog.co.id/berita/37/6678/10/8/2018/Antisipasi-Kekeringan,-Bulog-Diminta-Mulai-Keluarkan-Stok-Beras.html