BP3TKI Manado Menerima Kunjungan Kerja Komisi II DPR RI

0
0

BP3TKI Manado Menerima Kunjungan Kerja Komisi II DPR RI16 Agustus 2018 16:54 WIBBP3TKI Manado Menerima Kunjungan Kerja Komisi II DPR RIManado, BNP2TKI Kamis (16/08) – Balai Pelayanan Penempatan dan Perlindungan Tenaga Kerja Indonesia (BP3TKI) Manado menerima kunjungan kerja anggota Komisi II DPR RI, Letjen TNI (Purn) E.E Mangindaan S.IP. dalam rangka reses masa persidangan V tahun sidang 2017 – 2018.

Dalam kunjungan kerja yang dibalut dengan suasana santai tapi serius ini, banyak membicarakan isu-isu perihal Pekerja Migran Indonesia (PMI) khususnya PMI dari provinsi Sulawesi Utara. Isu yang kental dibicarakan dalam kunjungan kali ini terkait dengan proses penempatan PMI di Provinsi Sulawesi Utara khususnya PMI Pelaut.

“Sampai dengan bulan Juli 2018 tercatat PMI yang berproses di BP3TKI Manado sebanyak 44 orang, namun yang berangkat secara ilegal kami perkirakan lebih dari jumlah tersebut” — Hard F Merentek

Mangindaan mengatakan, PMI Pelaut

banyak mengalami kendala di lapangan karena terbentur beberapa peraturan. Kedepannya, hal ini akan menjadi poin pembahasan Saya dengan beberapa instansi terkait.

” Saya prihatin dengan permasalahan PMI terutama PMI Pelaut karena Pelaut asal Manado banyak yang handal. Namun, saat ini masih banyak sekali kendala yang mereka temui salah satunya adalah adanya peraturan-peraturan yang cenderung kurang mendukung ruang gerak mereka. Hal ini akan menjadi perhatian dari saya untuk kemudian saya bahas dengan instansi terkait. Permasalahan PMI juga merupakan permasalahan bangsa yang harus segera diselesaikan”,Ujarnya E.E Mangindaan.

Sementara itu Kepala BP3TKI Manado, Hard F Merentek menyatakan dari segi angka penempatan,

PMI yang berasal dari provinsi Sulawesi Utara memang masih tergolong sedikit namun apabila ditelusuri lebih lanjut, dapat diketahui banyak penempatan PMI asal Sulawesi Utara dilakukan secara unprosedural.

“Sampai dengan bulan Juli 2018 tercatat PMI yang berproses di BP3TKI  Manado sebanyak 44 orang, namun yang berangkat secara ilegal kami perkirakan lebih dari jumlah tersebut” ungkap Hard F Merentek.

Hard F Merentek juga mengatakan untuk mencegah jumlah penempatan PMI secara ilegal yang semakin meningkat, BP3TKI Manado telah membentuk tim satgas dengan menggandeng sejumlah instansi terkait juga melakukan sosialisasi penempatan dan perlindungan PMI secara legal walaupun kegiatan ini masih sangat terbatas. Selain penempatan PMI secara illegal.***(Humas/BP3TKI Manado)

 

Share:

Sumber: http://www.bnp2tki.go.id/read/13475/BP3TKI-Manado-Menerima-Kunjungan-Kerja-Komisi-II-DPR-RI.html