Maknai Masa Purnabakti sebagai Awal Kehidupan Yang Baru

0
2

Maknai Masa Purnabakti sebagai Awal Kehidupan Yang Baru

Jakarta-Humas BKN, Sebanyak 12 Pegawai Negeri Sipil yang berasal dari lingkungan Kantor Pusat maupun Kantor Regional BKN akan memasuki masa purnabakti per tanggal 1 September 2018 mendatang. Sekretaris Utama BKN, Supranawa Yusuf menyerahkan surat keputusan pensiun dan cinderamata kepada 12 calon purnabakti tersebut dalam acara pelepasan yang di gelar di Kantor Pusat BKN pada Senin (27/08/2018).

“Dalam setiap fase kehidupan, ada yang datang dan ada yang pergi. Masa pensiun merupakan awal kehidupan yang baru, maka mulailah dengan hal baik seperti menghabiskan waktu bersama keluarga dan juga perkuat ibadah” — Yusuf

Dalam sambutannya, Supranawa Yusuf menyampaikan agar para pegawai yang memasuki masa purnabakti untuk memenuhi proporsi waktu kebersamaan bersama keluarga yang hilang dikarenakan tugas yang diemban selama masih menjadi PNS. “Dalam setiap fase kehidupan, ada yang datang dan ada yang pergi. Masa pensiun merupakan awal kehidupan yang baru, maka mulailah dengan hal baik seperti menghabiskan waktu bersama keluarga dan juga perkuat ibadah,” imbuh Yusuf.

Selain itu, Ketua Perwakilan Purnabakti BKN (P2BKN) Sugirwo, dalam kesempatan yang sama mengajak para calon purnabakti untuk bergabung dalam P2BKN dan menggunakan waktu yang ada untuk kegiatan bermanfaat. “Purnabakti bukan akhir dari segalanya, mari kita tetap bersyukur dan tak lupa untuk terus jalin silaturahmi dengan rekan yang ada di BKN,” tambah Sugirwo.

Sementara itu, Ahmad Mutarom mewakili PT Taspen yang turut hadir dalam kegiatan tersebut menyampaikan ucapan selamat kepada calon purnabakti karena masih diberi kesehatan hingga memasuki batas usia pensiun. “Selamat menempuh hidup baru bagi rekan-rekan BKN yang telah memasuki usia pensiun dan selamat kemerdekaan! Merdeka dari absen, merdeka dari tugas, serta merdeka dari tugas yang diberikan pimpinan,” gurau Ahmad. iin

Sumber: http://www.bkn.go.id/berita/maknai-masa-purnabakti-sebagai-awal-kehidupan-yang-baru