Gebyar Hari Aids Sedunia (HAS) di LRSODHA Kahuripan Sukabumi

0
3

Memperingati Hari AIDS Sedunia (HAS), Loka Rehabilitasi Sosial Orang Dengan HIV (LRSODH) “Kahuripan” Sukabumi menyelenggarakan Kampanye Sosial HAS bertema “World AIDS Day, Breaking Through Stigma”. Kegiatan dilaksanakan Senin (10/12) dengan mengundang berbagai lapisan masyarakat, mulai dari stake holder terkait hingga para pelajar di Kab. Sukabumi.

Diawali dengan aksi pembagian bunga mawar merah dan leaflet di seputaran Jalan Siliwangi Simpang Tiga Cibadak Sukabumi. Kegiatan ini disambut antusias oleh pengguna jalan, baik pengendara sepeda motor, mobil serta pejalan kaki yang sedang melintas. Aksi ini melibatkan para pegawai dan Penerima Manfaat LRSODH “Kahuripan”. Tidak sekedar simbolis saja tetapi disetiap kuntum mawar telah diselipkan pesan kepedulian berupa stiker yang berisi jargon-jargon terkait HIV AIDS, sehingga selain memberikan bunga mawar, masyarakat juga dapat teredukasi.

“ODHIV tidak bisa diberikan stigma, tidak ada orang yang mengharapkan untuk terinfeksi virus, dan semua orang tentunya ingin sehat, untuk itu hindari perilaku beresiko” — Sonny

Kampanye Sosial HAS dilanjutkan Live Music, di LRSODH “Kahuripan” Sukabumi Jl Cikiwul Tonggoh Desa Sekarwangi Cibadak. Tidak hanya dari pegawai dan PM saja, BRSPDSN Tan Miyat sebagai tamu undangan turut serta dalam memeriahkan acara live music ini. Berbagai lagu, mulai lagu pop, dangdut hingga lagu daerah dinyanyikan untuk memberikan warna dalam kegiatan ini.

Tak hanya live music saja, Loka Kahuripan bekerjasama dengan Puskesmas Cisaat dan Puskesmas sekarwangi menyelenggarakan Tes VCT (voluntary counselling and testing), Layanan ini bertujuan untuk membantu pencegahan bagi orang yang tidak terjangkit virus HIV, juga perawatan, serta pengobatan bagi penderita HIV/AIDS dengan gratis tanpa dipungut biaya dari penerima layanan.

Direktur Rehabilitasi Sosial Tuna Sosial dan Korban Perdagangan Orang, Sonny Manalu mengatakan “ODHIV tidak bisa diberikan stigma, tidak ada orang yang mengharapkan untuk terinfeksi virus, dan semua orang tentunya ingin sehat, untuk itu hindari perilaku beresiko” tutur Sonny.

Kepala LRSODHA Kahuripan, Arimurti menyampaikan bahwa HAS Tahun 2018 ini merupakan peringatan HAS yang baru pertama kali dilaksanakan di Kahuripan yang melibatkan berbagai lapisan masyarakat. Arimurti menambahkan dengan adanya kegiatan ini diharapkan masyarakat dapat mengenal HIV, mengetahui bagaimana cara penularannya serta mampu memahami bahwa Orang yang terinfeksi HIV tidak boleh mendapatkan stigma dan diskriminasi.

Selama acara, yel yel “saya berani saya sehat, Indonesia sehat tanpa stigma” berkali-kali diteriakkan. Acara dilanjutkan dengan talkshow dengan Tema Breaking Through stigma. Narasumber berasal dari Stakeholder terkait HIV dan AIDS. Dalam talkshow ini disampaikan berbagai kebijakan dari perspektif sosial maupun kesehatan terkait permasalahan HIV dan AIDS khususnya di Sukabumi.

Talkshow ini bertujuan untuk membuka sudut pandang lain terkait penerimaan ODHIV di dalam masyarakat, sehingga diharapkan masyarakat dapat lebih terbuka dan mengenal serta memahami bahwa ada kelompok minoritas. Talkshow diakhiri testimoni dari salah satu Penerima Manfaat di LRSODH “Kahuripan” dilanjutkan pentas seni persembahan dari para pelajar yang turut berpartisi aktif dalam kegiatan Kampanye Sosial ini dan penampilan Band “MINOR” didapuk sebagai penampil pamungkas dalam Gebyar Hari AIDS Sedunia di LRSODH “Kahuripan” Sukabumi.

 

***

 

Penulis : Annisa firdausia

Fotografer : Ika Mugi Handayani

Sumber: https://www.kemsos.go.id/berita/gebyar-hari-aids-sedunia-has-di-lrsodha-kahuripan-sukabumi