Pembahasan Rancangan Peraturan Menteri Sosial tentang Program Rehabilitasi Sosial Anak (PROGRESA)

0
1

Direktur Jenderal Rehabilitasi Sosial Edi Suharto didampingi Plt Sekretaris Ditjen Rehabilitasi Sosial Kanya Eka Santi memberikan arahan kepada peserta Pembahasan Rancangan Peraturan Menteri Sosial tentang Program Rehabilitasi Sosial Anak (PROGRESA) di Hotel Luminor Jakarta, 15 Maret 2019.

Edi menjelaskan bahwa aturan ini dibuat untuk memberikan penegasan tentang adanya perbedaan rehabilitasi sosial dasar anak terlantar di daerah dan rehabilitasi sosial lanjut bagi Anak Yang Memerlukan Perlindungan Khusus yang dilaksanakan di pusat sesuai dengan kewenangannya. Pendekatan dualistik digunakan dalam melaksanakan rehabilitasi sosial dasar sementara pendekatan holistik dan kontinum merupakan ciri dari pelaksanaan rehabilitasi sosial lanjut, ujar Edi

Rehabilitasi sosial lanjut memiliki sub komponen yang berbeda dengan rehabilitasi sosial dasar yaitu adanya bantuan bertujuan, perawatan/pengasuhan, terapi dan dukungan keluarga. Adapun komponen lainnya selain rehabilitasi sosial dalam PROGRESA adalah adanya pendampingan sosial, dukungan teknis dan dukungan aksesibilitas bagi anak.

Pelaksanaan rehabilitasi sosial lanjut tentu saja akan menuntut konsekuensi penyusunan dan penyesuaian regulasi, kuantitas dan kualitas SDM maupun sarprasnya baik sarpras teknis terkait pelaksanaan rehabilitasi sosial maupun sarpras pendukung yang harus segera direspon penyediaannya dengan cepat.

Kegiatan pembahasan ini dilaksanakan dari tanggal 14 – 16 Maret 2019 diikuti peserta dari Direktorat Rehabilitasi Sosial Anak, Tim TA Direktorat Rehabilitasi Sosial Anak, akademisi STKS dan Universitas Muhammadiyah Jakarta, praktisi Save The Children dan UNICEF serta peserta Biro Hukum serta Bagian OHH Ditjen Rehabilitasi Sosial.

Sumber: https://www.kemsos.go.id/berita/pembahasan-rancangan-peraturan-menteri-sosial-tentang-program-rehabilitasi-sosial-anak