1.009 Sekolah Terdampak Bencana, Kemendikdasmen Gerak Cepat Salurkan Bantuan

1.009 Sekolah Terdampak Bencana, Kemendikdasmen Gerak Cepat Salurkan Bantuan

MAKLUMATBanjir besar yang melanda Aceh, Sumatera Utara (Sumut), dan Sumatera Barat (Sumbar) membawa dampak luas. Selain merusak ribuan bangunan dan memutus akses transportasi serta komunikasi selama hampir lima hari, bencana ini juga membuat kegiatan pendidikan lumpuh di banyak wilayah.

Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen), Abdul Mu’ti, memastikan pemerintah bergerak cepat untuk menjamin proses belajar-mengajar tetap berjalan di daerah bencana. “Kami sudah melakukan mitigasi dan pemetaan, tidak hanya Aceh dan Sumatra Utara, tetapi juga di beberapa tempat di Jawa Timur dan Jawa Tengah,” ujar Abdul Mu’ti dalam keterangan tertulis, Sabtu (29/11).

Rp4 Miliar Dana Darurat Digelontorkan

Sebagai langkah awal, Kemendikdasmen mendirikan tenda-tenda darurat di sejumlah lokasi terdampak dan mengalokasikan dana tanggap darurat tahap pertama lebih dari Rp4 miliar. Sekretaris Jenderal Kemendikdasmen, Suharti, menambahkan pihaknya tengah mendata kebutuhan barang bantuan sebelum dikirimkan ke titik-titik yang membutuhkan.

“Kami menunggu data lengkapnya. Kalau sudah masuk, langsung kami proses pengiriman. Kami juga terus berkoordinasi dengan Sekretariat Nasional SPAB,” terang Suharti di Jakarta.

Hingga Minggu (30/11), total 1.009 satuan pendidikan di tiga provinsi terdampak bencana. Rinciannya:

  • Aceh: 310 sekolah
  • Sumut: 385 sekolah
  • Sumbar: 314 sekolah

Bantuan tahap awal meliputi:

  • 126 tenda kelas darurat
  • 10.200 paket perlengkapan belajar (school kit)
  • Bantuan peningkatan mutu Rp25 juta/voucher
  • 20 paket Bantuan Operasional SPAB
  • 2 paket dukungan psikososial senilai Rp50 juta/paket
  • 20.000 buku teks, 15.000 buku nonteks, serta rencana pengadaan 50.000 eksemplar tambahan
  • Program revitalisasi pendidikan 2026 yang diprioritaskan untuk wilayah terdampak
Baca Juga  9 Dosen Muhammadiyah Masuk Daftar World’s Top 2% Scientist 2025 Stanford University

Kemendikdasmen juga menyiapkan mekanisme donasi melalui QRIS dan rekening bantuan yang dikelola masing-masing UPT.

BNPB Pacu Distribusi Bantuan Lewat Darat, Laut, dan Udara

Di sisi lain, BNPB mengerahkan seluruh jalur transportasi untuk mempercepat distribusi logistik ke Aceh.

Distribusi dilakukan melalui dua jalur utama: Banda Aceh dan Medan. Pengiriman darat yang terputus di beberapa lokasi digantikan dengan jalur laut menggunakan kapal Express Bahari menuju Lhokseumawe, Langsa, Aceh Utara, Aceh Timur, dan Aceh Tamiang pada Sabtu (29/11).

Untuk daerah yang tak bisa ditembus jalur darat maupun laut, BNPB mengerahkan pesawat caravan dan helikopter. Saat ini, sudah tersedia helikopter milik TNI AU, TNI AL, TNI AD, serta dua helikopter BNPB.

Bantuan jalur darat sudah diberangkatkan pada Jumat (28/11) menuju Pidie Jaya, Pidie, Bireun, Aceh Besar, dan Aceh Barat. Setiap lokasi menerima:

  • 200 paket sembako
  • 200 pouch makanan siap saji
  • 100 paket hygiene kit
  • 200 kasur lipat
  • 100 alat kebersihan
  • 100 selimut
  • 100 matras

Beberapa daerah juga mendapatkan perlengkapan tambahan seperti Starlink, genset, dan perahu LCR.

Proses distribusi bantuan masih terus berlangsung dengan memanfaatkan seluruh jalur yang memungkinkan. Pemerintah menegaskan bahwa upaya ini dilakukan untuk memastikan bantuan tiba tepat waktu di lokasi yang paling terdampak.***

*) Penulis: Edi Aufklarung

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *