Menpora Pimpin Rapim Bahas Persiapan SEA Games 2019 hingga Rencana Naturalisasi Pemain Nigeria Egwuatu Ouseloka

0
3

Jakarta: Menpora Imam Nahrawi didampingi Sesmenpora Gatot S. Dewa Broto bersama para pejabat Eselon I dan II, para Staf Khusus dan perwakilan dari Inasgoc, Inapgoc dan PSSI menggelar Rapat Pimpinan (Rapim) pembahasan persiapan Raker dengan Komisi X DPR RI tentang evaluasi penyelenggaraan dan prestasi Asian Games, Asian Para Games 2018 serta rencana naturalisasi pemain sepakbola di Ruang Rapat Lantai 10 Kantor Kemenpora, Senayan, Jakarta, Senin (14/1) sore.

“Rapat ini untuk menyiapkan bahan-bahan sebelum kita rapat dengan DPR RI minggu ini tentang evaluasi penyelenggaraan Asian Games, Asian Para Games serta rencana naturalisasi kewarganegaraan pemain sepakbola Egwuatu Godstime Ouseloka dari Nigeria” — Menpora

“Rapat ini untuk menyiapkan bahan-bahan sebelum kita rapat dengan DPR RI minggu ini tentang evaluasi penyelenggaraan Asian Games, Asian Para Games serta rencana naturalisasi kewarganegaraan pemain sepakbola Egwuatu Godstime Ouseloka dari Nigeria,” kata Menpora.

Menurut Menpora pihaknya juga akan menjelaskan kepada DPR evaluasi penyelenggaraan Asian Games dan Asian Para Games 2018 dari sisi pemerintah, dirinya juga akan memberikan porsi waktu kepada lembaga terkait untuk menjelaskan peyelenggaraan Asian Games 2018 dan Asian Para Games 2018 lalu.

“Ini yang perlu nantinya di sinkronkan sehingga yang disampaikan pemerintah tentu juga sinkron dengan yang akan disampaikan Inasgoc maupun Inapgoc, demikian pula untuk PSSI untuk memberikan pertimbangan jika ingin menaturalisasi pemain harus betul-betul masih produktif dan ujungnya untuk memperkuat timnas Indonesia,” tambahnya.

Dalam kesempatan ini pula Menpora juga mengingatkan jajarannya untuk mempersiapkan beberapa paparan prioritas Kemenpora terkait persiapan menuju SEA Games 2019 dan Olimpiade 2020. “Sesuai arahan Bapak Presiden kita akan fokus ke sport olimpic, number of event yang potensi medali dan 60% atlet muda agar dipersiapkan dengan baik dan komprehensif,” tuturnya.

“Yang tidak kalah penting adalah fokus pemerintah untuk mengawal cabang olahraga Pencak Silat untuk masuk di Olimpiade baik dari segi promosi hingga semua kegiatan Kementerian (keolahragaan, kepemudaan, kepramukaan) agar tetap membawa misi Pencak Silat goes to olympic,” pesan Menpora. (ben)

Sumber: http://www.kemenpora.go.id/index/preview/berita/13174