National Symposium : Training on Universal Treatment Curriculum for Addiction Profesionals

0
1

Jakarta, Senin 24 Juni 2019. Direktur Rehabilitasi Sosial Korban Penyalahgunaan Napza (RSKPN), Nur Soleh, didampingi Kasubdit Pemulihan, Sri Harijati, Kasubdit Kelembagaan dan Sumber Daya, Beni Sujanto, membuka kegiatan National Symposium : Training on Universal Treatment Curriculum for Addiction Profesionals di Hotel Morrissey Jakarta.

Kegiatan dilaksanakan selama lima hari, mulai tanggal 24 sampai dengan 28 Juni 2019, dengan melibatkan 100 peserta dari Konselor Adiksi dan Pekerja Sosial. Kegiatan ini terselenggara atas dukungan dari UNODC dan INL US Embassy. Pada kesempatan ini hadir Country Manager of UNODC untuk Indonesia Me. Collie Brown, perwakilan INL US Embassy, BNN, Ketua IKAI, Samuel dan Kemenkes Dr. Helbert.

Dalam sambutannya Nur Soleh menyampaikan, “Pada tahun 2015 untuk pendukung program rehabilitasi sosial 100 ribu pecandu, Kementerian Sosial telah merekrut dan menetapkan 1.200 orang pelaksana rehabilitasi sosial yang terdiri dari Pekerja Sosial dan Konselor Adiksi. Ini merupakan tantangan tersendiri bagi kami untuk memilih dan menetapkan peserta yang hanya 100 orang yang dapat ikut dalam Training ini, sedangkan jumlah SDM yang tersedia 1.200 orang. Untuk itu diperlukan suatu sistem data base SDM yang dapat menjadi sumber data dan sebagai bahan pembuat kebijakan terkait dengan SDM, khususnya dalam pengembangan kapasitas dibidang adiksi. Kerja sama dengan UNODC atau INL US Embassy dalam bentuk sharing budget diperlukan, mengingat keterbatasan Kementerian Sosial dalam hal ini Direktorat RSKPN baik dalam pendanaan maupun ketersediaan tenaga pelatihan yang profesional dibidang adiksi.

Sumber: https://www.kemsos.go.id/berita/national-symposium-training-universal-treatment-curriculum-addiction-profesionals