Kejari Tapanuli Selatan dan Pemkab Gelar Kegiatan Sosialisasi Jaga Desa

0
0

Kejaksaan Negeri Tapanuli Selatan (Tapsel) menggelar sosialisasi Jaksa Garda Desa (Jaga Desa), yang dilaksanakan di aula Kantor Camat Batang Angkola Kabupaten Tapsel.

Sosialisasi yang dilaksanakan bersama antara Kejari Tapsel dan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tapsel melalui Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (PMD) Kabupaten Tapsel, dihadiri Bupati Tapsel diwakili Kadis PMD Mhd. Yusuf, SP, Camat Batang Angkola Taufik Lubis dan diikuti para Kepala Desa se Kecamatan Batang Angkola, Sekretaris Desa, Kaur Keuangan, Perangkat Desa, TPK, Ketua BPD, LPMD dan tokoh masyarakat.

“Jaga Desa yang digagas institusi Kejaksaan ini merupakan sesuatu yang sangat luar biasa. Hal ini dapat memberikan rasa tenang terkait pengelolaan Dana Desa yang nanti akan di paparkan oleh Kejari Tapsel dan Kadis PMD PMD Tapsel mengenai pengelolaan Dana Desa. Karenanya Kepala Desa sebagai ujung tombak untuk mendorong kemajuan masyarakatnya” — Mhd

Narasumber dari Kejaksaan Negeri (Kajari) Tapsel diwakili Kasi Intelijen Mirza Erwinsyah SH, MH, Kasi Datun Amardi Barus, Kasi Pidum  Ahbym Faizan, SH dan Kadis PMD Mhd. Yusuf, SP diwakili Kabid Pemdes Ricky H. Siregar.

Pada kesempatan tersebut Bupati Tapsel diwakili Kadis PMD Mhd. Yusuf, SP, menyampaikan apresiasi dan terima kasih pada Kejari Tapsel atas terselenggranya kegiatan Jaga Desa ini untuk membangun sebuah komunikasi dan gagasan mengenai kewenangan Kepala Desa dalam memimpin serta mengelola dana Desa yang harus dijaga bersama-sama untuk memakmurkan masyarakat desa.

” Jaga Desa yang digagas institusi Kejaksaan ini merupakan sesuatu yang sangat luar biasa. Hal ini dapat memberikan rasa tenang terkait pengelolaan Dana Desa yang nanti akan di paparkan oleh Kejari Tapsel dan Kadis PMD PMD Tapsel mengenai pengelolaan Dana Desa. Karenanya Kepala Desa sebagai ujung tombak untuk mendorong kemajuan masyarakatnya, ” ujar Mhd. Yusuf.

Sementara Kajari Tapsel diwakili Kasi Intelijen Mirza Erwinsyah SH, MH, menyampaikan, sosialisasi Jaksa Garda Desa ini merupakan lanjutan kegiatan kerjasama dan MoU antara Kejaksaa RI,  Kemendes dan Kemendagri akan pentingnya pengelolaan keuangan desa agar tidak diselewengkan atau di korupsikan.

” Sosialisasi ini juga merupakan langkah kejaksaan melakukan pencegahan dini agar Pemerintahan Desa dalam menggunakan Dana Desa bisa selamat atau tidak tersandung kasus hukum, sesuai harapan pemerintah, ” ujarnya.

Untuk itu lanjutnya, kami dari Kejaksaan melihat penting dan merasa terpanggil agar Dana Desa tidak disalahgunakan apalagi sampai ujung-ujungnya menjadi perkara tindak pidana korupsi dan kami akan mengawal, mengawasi pendistribusian dan penggunaan Dana Desa agar tidak terjadi penyelewengan.

” Pihak kejaksaan tidak akan sungkan-sungkan atau bertindak tegas melakukan tindakan hukum apabila Dana Desa dipermainkan. Mudah-mudahan dengan sosialisasi ini penggunaan Dana Desa di daerah ini berjalan sesuai harapan, ” tegas Mirza. (sm)

Sumber: https://www.kejaksaan.go.id/berita.php?idu=0&id=14869&hal=1