Dorong PEN melalui UMKM dan Koperasi, BPKP Jambi Gelar FGD

0
1

Berita Seputar BPKP dan Pengawasan

Dorong PEN melalui UMKM dan Koperasi, BPKP Jambi Gelar FGD27 Juli 2020 08:50:28 / jambi1 / dibaca: 3 kali / Kat: Konsultasi, Asistensi dan Bimtek

“Pemerintah daerah harus melakukan pendataan pelaku usaha/UMKM sebagai acuan berbagai kebijakan, menyusun rencana kegiatan pemulihan ekonomi dan pemetaan atas pembiayaan APBD, dana insentif daerah, DAK khusus, pinjaman daerah, menyiapkan skema insentif daerah untuk mendorong percepatan kebangkitan ekonomi daerah, dan memprioritaskan bantuan bagi UMKM yang belum di-cover oleh bantuan yang sudah disediakan oleh pemerintah pusat” — Rudy

Jambi (30/6) – Dorong Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) melalui UMKM dan koperasi, Perwakilan BPKP Provinsi Jambi menggelar focus group discussion (FGD) dengan tema “Mengembangkan Peran Perguruan Tinggi dalam Pemulihan Ekonomi Nasional dalam Kenormalan Baru melalui Pengembangan UMKM dan Koperasi.” Acara ini diselenggarakan di Kantor Perwakilan BPKP Provinsi Jambi.

Dorongan PEN tersebut menyikapi arahan Presiden baru-baru ini. Presiden di hadapan para menteri dan pimpinan lembaga memberikan perhatian terhadap pentingnya Pemulihan Ekonomi Nasional. Sebab, Pandemi Covid-19 telah mengubah tatanan kehidupan masyarakat dunia, tidak terkecuali Indonesia. Indonesia bersama negara-negara di dunia sedang bersiap memulai berbagai aktivitas publik, baik dari sektor ekonomi, pendidikan, kegiatan ibadah, dan sektor lainnya.

Secara nasional, UMKM yang terdampak pandemi Covid-19 sekitar 64 juta pelaku ekonomi, baik dari sisi supply maupun demand. Di Provinsi Jambi sendiri, terdapat 457 Industri Kecil Menengah (IKM) dan 4.983 Usaha Kecil Mikro Menengah (UMKM) yang terdampak dan tersebar di seluruh kabupaten/kota.

Beberapa sektor UMKM bertahan di tengah pandemi, diantaranya penyedia alat kesehatan (masker, sarung tangan, dan APD), penyedia bahan kebersihan (sanitizer dan disinfektan), usaha sembako, makanan beku, peralatan masak, dan jasa ekspedisi. Selain itu, UMKM telah memanfaatkan platform online, terutama retail dan makanan siap saji.

Kepala Perwakilan BPKP Provinsi Jambi Rudy M. Harahap dalam paparannya menyampaikan terdapat 4 upaya yang harus dilakukan pemerintah daerah, khususnya di Provinsi Jambi untuk membantu Pemulihan Ekonomi Nasional. “Pemerintah daerah harus melakukan pendataan pelaku usaha/UMKM sebagai acuan berbagai kebijakan, menyusun rencana kegiatan pemulihan ekonomi dan pemetaan atas pembiayaan (APBD, dana insentif daerah, DAK khusus, pinjaman daerah), menyiapkan skema insentif daerah untuk mendorong percepatan kebangkitan ekonomi daerah, dan memprioritaskan bantuan bagi UMKM yang belum di-cover oleh bantuan yang sudah disediakan oleh pemerintah pusat,” ujar Rudy.

Pada kesempatan tersebut, Guru Besar Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Jambi Amri Amir menanggapi, “Kebijakan yang sudah dan akan dilakukan pemerintah pada umumnya merupakan kebijakan yang dilihat dari sisi supplier. Sedangkan dalam ilmu ekonomi makro, untuk menggerakkan roda ekonomi diperlukan adanya keseimbangan antara supply-demand di lapangan,” ucapnya.

Di lain kesempatan, Kepala Dinas Koperasi, UKM, Perindustrian, dan Perdagangan Kabupaten Muaro Jambi Nur Subiantoro menyampaikan UMKM di Kabupaten Muaro Jambi kurang lebih sebanyak 7.000 UMKM. UMKM di Muaro Jambi belum merasakan program-program pemulihan dampak ekonomi Covid-19.

Hadir dalam FGD tersebut Dekan FE Universitas Batanghari Arna Suryani, Lektor Kepala Bidang keilmuan Manajemen Keuangan Agus Syarif, Kepala Dinas Koperasi, UKM, Perindustrian, dan Perdagangan Kabupaten Muaro Jambi Nur Subiantoro. Selain itu, turut mengundang Ikatan Akuntan Indonesia (IAI) Wilayah Jambi, Dinas Koperasi dan UKM Provinsi Jambi, Dinas Koperasi, Perindustrian, dan Perdagangan Kabupaten Batanghari dan, Dinas Tenaga Kerja, koperasi, dan UKM Kota Jambi.

(Kominfo BPKP Jambi)

Share      

Berita Terkait:

24 Juli 2020 15:05:36 / adminkita / dibaca: kali / Kat: Konsultasi, Asistensi dan BimtekPandemi Butuh Langkah Luar Biasa24 Juli 2020 14:43:33 / kepri1 / dibaca: kali / Kat: Konsultasi, Asistensi dan Bimtek Stimulus bagi Pelaku Usaha Mikro Terdampak COVID-19 di Kepri24 Juli 2020 14:22:16 / maluku1 / dibaca: kali / Kat: Konsultasi, Asistensi dan BimtekBPKP Maluku dan Pemda SBB Tingkatkan Peran Daerah 24 Juli 2020 13:41:37 / jateng1 / dibaca: kali / Kat: Konsultasi, Asistensi dan BimtekKoordinasi Pengawasan dengan Anggota Komisi XI DPR RI 23 Juli 2020 11:41:48 / sumbar1 / dibaca: kali / Kat: Konsultasi, Asistensi dan BimtekDari Pengendalian Internal hingga Penanganan Covid-19, Sawahlunto Bersinergi dengan BPKP

Sumber: http://www.bpkp.go.id/berita/read/25588/0/Dorong-PEN-melalui-UMKM-dan-Koperasi-BPKP-Jambi-Gelar-FGD.bpkp