Ekspose Persiapan Inventarisasi dan Identifikasi Piutang RSUD Tarakan

0
0

Berita Seputar BPKP dan Pengawasan

Ekspose Persiapan Inventarisasi dan Identifikasi Piutang RSUD Tarakan27 Juli 2020 08:54:50 / kaltaranews / dibaca: 36 kali / Kat: SPIP

Tarakan (22/7) – Bertempat di Aula Perwakilan Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Provinsi Kalimantan Utara diselenggarakan acara ekspose persiapan inventarisasi dan identifikasi piutang Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Tarakan. Acara tersebut dihadiri oleh Kepala Perwakilan (Kaper) BPKP Provinsi Kalimantan Utara R. Bimo Gunung Abdulkadir, Kepala Bidang Akuntansi dan Aset pada Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Pemerintah Provinsi Kalimantan Utara Pahyang Suryo, Pelaksana Tugas (Plt) Direktur Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Tarakan dr. Muhammad Hasbi Hasyim, dan Inspektur Pembantu Inspektorat Provinsi Kalimantan Utara Asmuni.

Mengawali acara, Kaper BPKP Provinsi Kalimantan Utara menyampaikan bahwa tujuan SPIP adalah mengamankan aset dan ketaatan terhadap perundang-undangan yang berlaku. Nilai aset menjadi bagian yang terbesar dalam laporan keuangan pemerintah dan mempengaruhi opini Badan Pemeriksa Keuangan Republik Indonesia (BPK RI). Piutang harus ditangani dengan baik, jelas kepada siapa saja, berapa nilainya, dan bagaimana kolektibilitasnya (ketertagihannya). Hasil ekspose diharapkan dapat merumuskan langkah-langkah yang akan ditempuh bersama untuk menyelesaikan permasalahan piutang RSUD Tarakan terkait apa yang akan dilakukan, siapa yang melakukan, kapan dilakukan, dan tindak lanjut seperti apa yang dimaksudkan oleh BPK RI.

Selanjutnya Kabid Aset BPKAD Pemerintah Provinsi Kalimantan Utara Pahyang Suryo menyampaikan bahwa permintaan pendampingan untuk melakukan inventarisasi dan identifikasi piutang RSUD Tarakan dalam rangka menindaklanjuti hasil pemeriksaan BPK RI atas kinerja pendapatan yang berasal dari piutang di rumah sakit. Piutang RSUD Tarakan yang berpotensi tidak tertagih akan mempengaruhi opini BPK RI atas laporan keuangan Pemerintah Provinsi Kalimantan Utara. BPKK RI merekomendasikan untuk melakukan inventarisasi dan identifikasi atas piutang-piutang RSUD Tarakan. Pemerintah Provinsi Kalimantan Utara mengharapkan dengan pendampingan dari BPKP rekomendasi BPK RI dapat segera ditindaklanjuti.

Kemudian, Direktur RSUD Tarakan bersama staf menyampaikan bahwa permasalahan piutang RSUD Tarakan telah lama dan berlarut-larut belum terselesaikan. Pihak RSUD telah menyusun tim untuk melakukan inventarisasi dan identifikasi piutang serta melakukan konfirmasi ke debitur yang ada. Hasil sementara bahwa sebagian besar bukti-bukti dokumen pendukung tidak ditemukan dan hasil konfirmasi menunjukkan bahwa debitur menyatakan tidak memiliki hutang lagi ke RSUD Tarakan.

Pada akhir acara, Kaper BPKP Provinsi Kalimantan Utara menyimpulkan bahwa permasalahan piutang RSUD Tarakan ini akan ditangani secara  bersama-sama berkolaborasi antara BPKP, Inspektorat, BPKAD Provinsi Kalimantan Utara, dan RSUD Tarakan sehingga hasilnya dapat segera digunakan untuk memperbaiki kualitas laporan keuangan RSUD Tarakan maupun Pemerintan Provinsi Kalimantan Utara.

(Kominfo BPKP Kaltara)

Share      

Berita Terkait:

23 Juli 2020 11:35:34 / sulut1 / dibaca: kali / Kat: SPIPKonsultasi SPIP untuk Implementasi Lebih Baik13 Juli 2020 08:46:05 / aceh1 / dibaca: kali / Kat: SPIPPerkuat SPIP, Kejaksaan Tinggi Gandeng BPKP Aceh19 Juni 2020 09:28:53 / kaltim1 / dibaca: kali / Kat: SPIPSinergi BKKBN dan BPKP Kaltim Terapkan SPIP Integratif17 Juni 2020 11:15:52 / kaltim1 / dibaca: kali / Kat: SPIPSinergi dan Kolaborasi Bangun Prespektif yang Lebih Komperhensif12 Juni 2020 09:11:08 / malut1 / dibaca: kali / Kat: SPIPBPKP Malut Perkuat SPIP dan Manajemen Risiko Internal

Sumber: http://www.bpkp.go.id/berita/read/25579/5/Ekspose-Persiapan-Inventarisasi-dan-Identifikasi-Piutang-RSUD-Tarakan.bpkp