
MAKLUMAT — Lebaran menjadi momen spesial untuk berkumpul bersama keluarga dan menikmati beragam hidangan khas yang menggugah selera. Namun, di balik kelezatan makanan Lebaran, ada risiko kesehatan yang perlu diwaspadai, salah satunya adalah lonjakan kadar kolesterol akibat konsumsi makanan tinggi lemak.
Ira Purnamasari, Dosen Fakultas Ilmu Kesehatan (FIK) UM Surabaya, mengingatkan pentingnya menjaga pola makan selama Lebaran agar kadar kolesterol tetap terkendali. Menurutnya, kolesterol adalah lemak berwarna kekuningan yang sebenarnya dibutuhkan tubuh dalam jumlah tertentu. Namun, jika berlebihan, kolesterol dapat menumpuk di dinding pembuluh darah arteri, menyebabkan penyumbatan yang berisiko menimbulkan penyakit jantung koroner dan stroke.
“Maka penting bagi kita untuk mengetahui bagaimana cara mencegah kolesterol naik saat Lebaran,” ujar Ira melansir laman UM Surabaya, Rabu (2/4/25).
Batasi Makanan Tinggi Lemak
Setelah satu bulan berpuasa, nafsu makan di pagi dan siang hari saat Lebaran sering meningkat. Namun, penting untuk memilih makanan rendah lemak. Ira menyarankan untuk mengolah rendang dari potongan daging tanpa lemak dan menghindari jeroan seperti hati. Selain itu, konsumsi daging olahan seperti sosis dan bakso berkuah tinggi lemak juga sebaiknya dibatasi.
Kurangi Konsumsi Kue Kering
Kue kering yang sering menjadi sajian khas Lebaran umumnya mengandung mentega dan keju yang tinggi lemak jenuh. Berdasarkan data P2PTM Kemenkes RI, dalam 100 gram keju terdapat 20,3 gram lemak total dan 100 mg kolesterol, sementara dalam 100 gram mentega terkandung 81,6 gram lemak total dan 250 mg kolesterol. Oleh karena itu, konsumsi kue kering sebaiknya dikontrol agar tidak berlebihan.
Hindari Gorengan Berlebihan
Menyantap gorengan sambil bercengkrama dengan keluarga memang menyenangkan, tetapi gorengan mengandung lemak jahat yang dapat meningkatkan risiko berbagai penyakit jika dikonsumsi dalam jumlah banyak. Oleh karena itu, sebaiknya batasi asupan gorengan selama Lebaran.
Perbanyak Konsumsi Sayur dan Buah
Mengimbangi makanan Lebaran dengan sayuran tinggi serat seperti wortel, buncis, dan brokoli sangat disarankan. Serat yang terkandung dalam wortel, seperti selulosa, hemiselulosa, dan lignin, dapat mengurangi penyerapan kolesterol dalam saluran pencernaan. Selain itu, buah seperti apel dan pir juga bermanfaat dalam menekan kadar kolesterol yang masuk ke dalam aliran darah.
Tetap Aktif dan Berolahraga
Agar tubuh tetap sehat dan bugar setelah mengonsumsi berbagai hidangan Lebaran, tetaplah aktif bergerak dan rutin berolahraga. Aktivitas fisik dapat menurunkan kadar kolesterol jahat (LDL) serta meningkatkan kolesterol baik (HDL). Selain itu, olahraga juga membantu mencegah obesitas.
Dengan menerapkan kebiasaan sehat ini, Anda tetap bisa menikmati makanan khas Lebaran tanpa khawatir akan lonjakan kolesterol. Selamat menikmati kebersamaan bersama keluarga dan tetap jaga kesehatan!***