MAKLUMAT — Ketua PP Muhammadiyah, Prof Dr H Syamsul Anwar MA, menegaskan pentingnya menjadikan semangat Surah Al-Ma’un sebagai fondasi nilai dalam pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG).
Hal itu ia sampaikan ketika memberikan sambutan dalam peresmian Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Muhammadiyah se-Indonesia, yang berlangsung Selasa (15/7/2025) di SPPG Muhammadiyah, Minggir, Sleman, Yogyakarta.
Syamsul menyoroti pentingnya ketahanan gizi dalam menyongsong visi Indonesia Emas. Ia menyebut bahwa makan bergizi merupakan fondasi utama dalam membentuk sumber daya manusia (SDM) unggul yang dibutuhkan bangsa di masa mendatang.
“Akal yang sehat ada pada tubuh yang sehat. Maka generasi muda harus sehat sebagai dasar untuk menciptakan generasi berkualitas,” ujarnya.
Tak hanya itu, Syamsul menekankan bahwa pelaksanaan MBG tidak boleh hanya berhenti sebagai program administratif atau sekadar bantuan transaksional. Menurutnya, ruh pelaksanaannya harus menyatu dengan napas perjuangan Muhammadiyah melalui spirit fikih sosial berbasis Al-Ma’un—yakni kepedulian, solidaritas, dan keberpihakan terhadap kaum lemah.
“Kita jangan tercerabut dari filosofi dasar ini. Jangan sampai agenda ini terjebak dalam relasi transaksional. Nilai Al-Ma’un harus menjadi ruh utama pelaksanaannya,” tandasnya.
Lebih lanjut, ia juga mengingatkan bahwa tantangan masa depan bangsa tidak ringan. Ia menyerukan pentingnya kolaborasi antara masyarakat dan pemerintah demi mewujudkan kemajuan nasional yang inklusif.
“Bangsa yang tak mampu membangun kualitas akan tertinggal. Maka, kita harus terus berupaya menjadi bangsa yang besar dan unggul,” tegas Syamsul.
Filosofi Al-Ma’un, menurutnya, menjadikan program MBG bukan hanya soal asupan fisik, tetapi juga bagian dari pembangunan nilai spiritual dan sosial yang telah lama menjadi karakter gerakan Muhammadiyah.
Peresmian SPPG ini menjadi penanda komitmen nyata Muhammadiyah dalam mencetak generasi yang sehat, tangguh, dan berdaya saing tinggi. Acara tersebut dihadiri oleh berbagai unsur secara daring maupun luring. Ketua Umum PP Muhammadiyah, Prof Dr H Haedar Nashir MSi, turut memberikan amanatnya secara daring.
Selain itu, turut hadir secara langsung Ketua Majelis Pemberdayaan Masyarakat (MPM) PP Muhammadiyah Nurul Yamin, jajaran PP Aisyiyah, serta Ketua Badan Gizi Nasional (BGN) Dadan Hindayana.
Tampak hadir juga Ketua Dewan Pembina Yayasan Lembaga Pengembangan Kesehatan dan Gizi Indonesia Arsyad Rasyid, hingga para pimpinan perguruan tinggi Muhammadiyah dan Aisyiyah (PTMA).