
Dalam kerangka itulah konsep humanisme Muhammadiyah menemukan bentuknya. Ia bukan slogan, bukan pula hiasan dalam materi perkaderan. Humanisme Muhammadiyah adalah pertemuan antara kesalehan pribadi dan kesalehan sosial, yang bermuara pada kebahagiaan dunia dan keselamatan akhirat. Ada sepuluh ciri yang menggambarkan bagaimana nilai itu diwujudkan dalam diri seorang kader.













