MAKLUMAT — Ajang ME Confest 2025 mencapai puncaknya, dengan pengumuman para juara di berbagai bidang yang diperlombakan, Ahad (30/11/2025). Prosesi awarding sekaligus closing ceremony dilaksanakan di Kampus 1 Universitas Muhammadiyah Sidoarjo (Umsida).
Wakil Ketua Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Jawa Timur, Ir Tamhid Masyhudi, menyebut bahwa ajang ME Confest kali ini menjadi hadiah istimewa dalam momentum Milad ke-113 Muhammadiyah.
“Event ini merupakan hadiah ulang tahun, (hadiah) Milad ke-113 Muhammadiyah, yang pada Selasa (18/11/2025) lalu diperingati di Bandung oleh PP Muhammadiyah, kemudian di PWM Jatim kemarin Sabtu (29/11/2025),” ujarnya disambut tepuk tangan para peserta.
“Ini merupakan peserta yang sangat banyak, karena dihadiri oleh banyak orang inilah, merupakan hadiah spesial bagi Persyarikatan Muhammadiyah dalam ulang tahunnya yang ke-113,” sambung Tamhid.
Lebih lanjut, Tamhid menjelaskan tema besar yang diangkat dalam Milad ke-113 Muhammadiyah kali ini “Memajukan Kesejahteraan Bangsa.” Bangsa yang sejahtera, kata dia, adalah sejahtera secara lahir maupun batin.
Menurutnya, terdapat setidaknya tiga hal penting yang harus dijamin, yang menandai kesejahteraan bangsa, yakni jaminan pendidikan, jaminan kesehatan, jaminan lapangan pekerjaan.
Jaminan pendidikan, lanjutnya, bahwa anak-anak di seluruh penjuru Indonesia harus dijamin haknya untuk dapat mengenyam dan menikmati pendidikan wajib 13 tahun.
“Setidaknya itu (mengenyam pendidikan wajib), kemudian bisa sekolah yang lebih tinggi,” kata Tamhid.
“Kedua, jaminan kesehatan yang terjangkau di negeri kita. Ini merupakan sebuah jaminan kalau sebuah negara itu menjadi bahagia, maka jaminan kesehatan ini bisa dinikmati, bisa diberikan layanan kepada semua masyarakat kita, kepada semua penduduk yang ada di negeri ini, termasuk bapak/ibu sekalian, anak-anakku sekalian,” imbuhnya.
Selanjutnya, ketiga adalah negara yang harus menjamin ketersediaan lapangan kerja bagi rakyatnya. “Pemerintah harus menyediakan lapangan kerja bagi seluruh anak-anak bangsa sekalian, yang sudah masuk ke usia dunia kerja,” kata Tamhid.
Meski begitu, ia menyampaikan bahwa tugas besar tersebut akan dapat dicapai jika seluruh elemen bangsa mampu berkolaborasi dan bersinergi, termasuk Muhammadiyah.
Muhammadiyah, kata Tamhid, sejak berdiri pada tahun 1912 silam telah mengabdikan diri dan berkontribusi besar membantu pemerintah dalam memajukan Indonesia melalui berbagai Amal Usaha Muhammadiyah (AUM), terutama di sektor pendidikan, kesehatan, dan pelayanan sosial.