Indonesia Pastikan Keselamatan WNI, Serukan Deeskalasi Usai Serangan AS ke Venezuela

Indonesia Pastikan Keselamatan WNI, Serukan Deeskalasi Usai Serangan AS ke Venezuela

MAKLUMAT — Pemerintah Indonesia melalui Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) Caracas terus memantau perkembangan situasi keamanan di Venezuela menyusul eskalasi ketegangan akibat agresi militer yang dilancarkan Amerika Serikat (AS).

Kementerian Luar Negeri (Kemlu) RI dalam pernyataan resminya menegaskan prioritasnya untuk memastikan dan menjaga kondisi serta keselamatan Warga Negara Indonesia (WNI) di Venezuela.

“Bersama seluruh perwakilan RI di kawasan, KBRI Caracas secara aktif memastikan kondisi dan keselamatan seluruh Warga Negara Indonesia (WNI) yang berada di Venezuela,” bunyi pernyataan Kemlu RI, Sabtu (3/1/2025).

Lebih lanjut, Kemlu RI menyerukan kepada seluruh pihak terkait supaya mengedepankan penyelesaian damai, serta melakukan berbagai upaya deeskalasi dalam mengatasi konflik yang terjadi.

“Indonesia juga menyerukan kepada seluruh pihak terkait untuk mengedepankan penyelesaian secara damai melalui langkah-langkah deeskalasi dan dialog, serta tetap mengutamakan perlindungan terhadap warga sipil,” serunya.

Selain itu, Indonesia menegaskan kembali komitmennya terhadap tatanan hukum internasional. “Indonesia menegaskan pentingnya penghormatan terhadap hukum internasional dan prinsip-prinsip dalam Piagam PBB,” bunyi keterangan tersebut.

KBRI Caracas Pastikan Keselamatan WNI

Sementara itu, KBRI Caracas melalui akun media sosial (medsos) Instagram resminya @indonesiaincaracas mengungkapkan situasi terkini adanya dentuman ledakan kuat pada Sabtu (3/1/2026) dini hari waktu setempat.

“Bahwa telah terdengan suara dentuman kuat pada 3 Januari 2026 dini hari di wilayah Caracas dan sekitarnya,” tulis KBRI Caracas dalam unggahan tersebut.

Baca Juga  Thailand Memang Juara Umum, Tapi Indonesia yang Mencuri Panggung Sejarah

untuk memastikan keselamatan para WNI di sana, KBRI Caracas meminta agar para WNI meningkatkan kewaspadaan dan terus menjadi komunikasi intens.

“KBRI Caracas mengimbau agar seluruh WNI tetap tenang, meningkatkan kewaspadaan, serta terus menjalin komunikasi dengan KBRI Caracas,” serunya.

Untuk komunikasi dengan KBRI Caracas dapat dihubungi melalui nomor +584122340100 atau nomor +584122700707.

Tangkap Maduro, AS Akan Jalankan Venezuela

Sebelumnya, Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump mengonfirmasi dan telah mengumumkan operasi militer skala besar ke Venezuela pada Sabtu (3/1/2026) dini hari waktu setempat, yang disebut “efektif dan berhasil” menangkap Presiden Venezuela Nicolas Maduro beserta sang istri, Cilia Flores.

Dalam pidato resminya usai penangkapan Madura, Trump juga menegaskan bakal “mengelola” Venezuela hingga negara tersebut mampu melakukan transisi kekuasaan yang aman, tepat, dan bijaksana.

“Kami akan menjalankan negara itu, sampai saatnya kami dapat melakukan transisi yang aman, tepat, dan bijaksana,” ujar Trump, dikutip dari BBC.

Trump menyebut, keputusan itu akan secara efektif menempatkan Venezuela di bawah administrasi sementara yang didukung, jika bukan dikelola langsung oleh Amerika Serikat. Meski begitu, ia tidak memberikan garis waktu secara spesifik, hanya menyatakan bahwa tujuan utamanya adalah mencegah terulangnya situasi politik yang sama seperti pada masa kekuasaan Maduro.

Baca Juga  Target Uji Publik Juli 2025, Alokasi Anggaran untuk Penulisan Ulang Sejarah Indonesia Capai Rp9 Miliar

“Jadi kami tidak ingin terlibat dengan orang lain yang kemudian berkuasa dan kita mengalami situasi yang sama seperti yang kita alami selama bertahun-tahun terakhir,” tandas Trump.

“Jadi kami akan menjalankan negara ini sampai saatnya kami dapat melakukan transisi yang aman, tepat, dan bijaksana, dan itu harus bijaksana karena itulah tujuan kami,” imbuhnya.

Trump mengklaim, AS hanya menginginkan stabilitas dan perdamaian. Ia berkelakar melakukan semua ini hanya supaya rakyat Venezuela memperoleh keadilan dan kebebasan.

“Kami menginginkan perdamaian, kebebasan, dan keadilan bagi rakyat Venezuela yang hebat,” kelakar Trump.

*) Penulis: Ubay NA

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *