Tembus Medan Sulit, Kolaborasi Dompet Dhuafa dan DPK PPNI RSU BMC Layani Penyintas Banjir di Bivak

Tembus Medan Sulit, Kolaborasi Dompet Dhuafa dan DPK PPNI RSU BMC Layani Penyintas Banjir di Bivak

MAKLUMAT — Menempuh perjalanan dengan medan yang sulit dan berisiko tinggi, DPK PPNI RSU BMC berkolaborasi dengan Dompet Dhuafa Aceh turun langsung memberikan layanan kesehatan kepada para penyintas bencana banjir dan tanah longsor di Dusun Bivak, Gampong Krueng Simpo, Kecamatan Juli, Kabupaten Bireuen, Ahad (11/1/2026).

Aksi kemanusiaan tersebut menghadirkan layanan pemeriksaan dan pengobatan kesehatan gratis bagi masyarakat terdampak bencana. Kehadiran tim medis disambut antusias oleh warga Dusun Bivak yang selama ini mengalami keterbatasan akses layanan kesehatan pascabencana.

Kepala Divisi Informasi dan Komunikasi PPNI Bireuen, Ns Didi Suryadi SKep alias Didi Noah, menyebut kegiatan itu sebagai bentuk nyata kepedulian tenaga kesehatan (nakes) terhadap sesama.

Kondisi medan yang ekstrem, kata dia, tidak menyurutkan semangat tim nakes untuk hadir membantu masyarakat.

“Medannya berat dan berisiko, namun melihat kondisi masyarakat, kami merasa harus hadir dan membantu. Ini adalah panggilan kemanusiaan,” ujarnya dalam keterangan tertulis yang diterima Maklumat.id, Senin (12/1/2026).

Koordinator kegiatan, Ns Dimas Pratino Agung SKep, menyebut terselenggaranya aksi kemanusiaan tersebut tidak terlepas dari dukungan berbagai pihak, khususnya manajemen RSU BMC yang secara konsisten mendukung kegiatan sosial dan pelayanan kesehatan masyarakat.

Dalam kegiatan itu, warga mendapatkan pelayanan kesehatan dari tim medis DPK PPNI RSU BMC yang terdiri dari dr Liza Aulia Putri dan dr Dira Witrya, dibantu perawat DPK PPNI RSU BMC serta nakes lainnya. Pelayanan yang ramah, humanis, dan profesional membuat warga merasa nyaman saat menjalani pengobatan.

Baca Juga  Pascabencana, Madrasah di Sumatera Utara Laksanakan Pembelajaran sambil Gotong Royong Berbenah

“Berdasarkan hasil pemeriksaan, penyakit yang banyak ditemukan di Dusun Bivak antara lain myalgia, ISPA, cephalgia, dispepsia, dan tinea. Seluruh keluhan warga berhasil ditangani dengan baik oleh tim medis,” terang Dimas.

Sekitar 70 pasien tercatat menerima pelayanan kesehatan secara maksimal. Selain layanan medis, Dompet Dhuafa Aceh juga menyalurkan bantuan melalui program Dapur Keliling (Dasling) serta kegiatan Physical First sebagai bagian dari upaya pemulihan kondisi masyarakat pascabencana.

Dimas mengungkapkan, sebelumnya pada akhir Desember 2025 lalu, DPK PPNI RSU BMC telah melaksanakan kegiatan serupa berupa pemeriksaan kesehatan, pengobatan gratis, trauma healing, serta penyaluran bantuan logistik di Desa Alue Limeng, Kecamatan Jeumpa, Kabupaten Bireuen.

Sementara itu, Ketua DPK PPNI RSU BMC, Ns Safrianto SKep alias Bang Aan, menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Dompet Dhuafa Aceh serta para donatur yang telah mendukung terselenggaranya aksi kemanusiaan tersebut.

“Semoga setiap bantuan dan kebaikan yang diberikan oleh Dompet Dhuafa Aceh menjadi amal jariyah serta membawa manfaat besar bagi masyarakat yang membutuhkan,” harapnya.

*) Penulis: Rizki Maulizar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *