MAKLUMAT — Pimpinan Cabang Istimewa Muhammadiyah (PCIM) Malaysia periode 2026-2028 dan Pimpinan Cabang Istimewa Aisyiyah (PCIA) Malaysia periode 2025-2027 resmi dilantik di Gedung KAED IIUM Kuala Lumpur, Ahad (11/1/2026).
Dalam kesempatan itu, H Fauzi Fatkhur dilantik sebagai Ketua PCIM Malaysia, Aunillah Ahmad sebagai Sekretaris, dan Ikhwan Fauzi Nasution sebagai Bendahara. Sementara PCIA Malaysia dinahkodai oleh Dr Dini Oktarina Dwi Handayani yang memimpin jajaran pengurus Aisyiyah se-Malaysia di berbagai bidang.
Kegiatan tersebut juga dihadiri tokoh nasional Indonesia dan Malaysia, antara lain Ketua PP Muhammadiyah, PP Aisyiyah, perwakilan Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) untuk Malaysia, organisasi masyarakat Indonesia dan Malaysia, sejumlah delegasi Universiti Muhammadiyah Malaysia (UMAM), maupun para tokoh dan tamu undangan lainnya.
Ketua PP Muhammadiyah, Agung Danarto, menegaskan peran strategis PCIM dalam merealisasikan tujuan Persyarikatan. “PCIM harus senantiasa merealisasikan tujuan Muhammadiyah dengan saling berta’awun dalam ketakwaan hingga mengantar kita ke pintu surga,” ujarnya saat memberikan arahan sebelum mengukuhkan PCIM Malaysia.
Dalam kesempatan itu, ia juga menyampaikan dukungan PP Muhammadiyah terhadap cita-cita PCIM Malaysia di bidang pendidikan dan ekonomi. “Pimpinan Pusat sangat mendukung PCIM yang bercita-cita untuk mendirikan sekolah internasional, setelah adanya perguruan tinggi di Malaysia yakni UMAM,” tandas Agung.
Sementara itu, pada prosesi pengukuhan PCIA Malaysia, Sekretaris Umum PP Aisyiyah, Tri Hastuti Nur Rochimah, berpesan agar Aisyiyah sebagai ortom Muhammadiyah senantiasa mendukung tujuan persyarikatan dengan kemandirian yang dimiliki.
Sementara itu, delegasi dari UMAM yang dipimpin Fakhruddin Arrozi menyambut juga menyambut positif dilantiknya PCIM dan PCIA Malaysia. Mahasiswa S3 Studi Islam UMAM yang juga Ketua PCIM Prancis itu menyatakan dukungan penuh terhadap seluruh program PCIM dan PCIA Malaysia, khususnya yang berkaitan dengan internasionalisasi persyarikatan, termasuk kehadiran UMAM sebagai kampus Indonesia di luar negeri.
Dukungan terhadap internasionalisasi Muhammadiyah juga disampaikan delegasi UMAM lainnya, yang merupakan kader Pemuda Muhammadiyah, HMI el Hakim. “Pengukuhan ini menunjukkan bahwa internasionalisasi Muhammadiyah sudah berjalan on the track dan sustainable, insya Allaah kami sebagai civitas UMAM siap mendukung semua program dari PCIM dan PCIA Malaysia,” ujarnya.
Kehadiran belasan delegasi UMAM juga sekaligus menyambut sejumlah sivitas akademika UMAM yang masuk dalam kepengurusan PCIM Malaysia, di antaranya Dr Zubaidi, Dr Afriadi Sanusi, dan Ikhwan Fauzi Nasution.













