MAKLUMAT – Gubernur Jawa Timur (Jatim) Khofifah Indar Parawansa membuka ruang kolaborasi seluas-luasnya dengan perguruan tinggi dan komunitas internasional. Hal ini untuk memperkuat pembangunan sumber daya manusia (SDM) yang berkelanjutan di Jawa Timur.
Hal itu disampaikan Khofifah saat menerima kunjungan kehormatan Universiti Malaya, Kuala Lumpur, Malaysia, dalam rangka Lawatan Kunjung Hormat Universiti Malaya Program Outbound Malang Intellectual Journey di Gedung Negara Grahadi, Surabaya, Selasa (27/1/2026) kemarin.
“Saya berharap, kunjungan ini dapat memberikan pengalaman yang berkesan, memperluas wawasan, serta menjadi awal dari kerja sama yang semakin erat, produktif, dan berkesinambungan antara Jawa Timur dan Malaysia,” ujarnya dalam siaran pers, Rabu (28/1/2026).
Menurut Khofifah, program kunjungan akademik semacam ini tidak hanya memperkuat jejaring antarmahasiswa dan perguruan tinggi. Tetapi juga menjadi sarana pembelajaran lintas budaya serta pertukaran perspektif global.
Dalam kesempatan tersebut, Gubernur Khofifah juga memaparkan potensi Jawa Timur sebagai provinsi dengan modal dasar pembangunan yang kuat. Dengan jumlah penduduk mencapai hampir 15 persen dari total penduduk Indonesia dan didominasi usia produktif, Jawa Timur memiliki posisi strategis sebagai motor penggerak pertumbuhan ekonomi nasional.
Sementara itu, Pensyarah Kanan Jabatan Usuluddin dan Dakwah Universiti Malaya, Dr. Muhammad Hazim bin Mohd Azhar, menyampaikan apresiasi atas sambutan dan kesempatan yang diberikan Gubernur Khofifah.
Ia mengaku terkesan dengan paparan mengenai Islam moderat yang dibangun para Wali Songo di Tanah Jawa dan hingga kini tetap menjadi pegangan masyarakat Indonesia.
“Saya selaku wakil daripada Universiti Malaya sangat menghargai dan berterima kasih, sangat-sangat hargai kepada ibu Gubernur semoga Allah SWT akan angkat derajat beliau. Saya kira ibu Gubernur itu sebagai satu nikmat yang Allah berikan kepada penduduk atau rakyat Jawa Timur,” pungkasnya.













