Doa dari Iran untuk KHM Surabaya

MAKLUMAT — Kader Hijau Muhammadiyah (KHM) Surabaya mengadakan Pendidikan Lingkungan Hidup (Diklup) pada Jumat hingga Ahad (6-8/2/2026). Pegiat lingkungan sekaligus Presiden Ikatan Pelajar Indonesia (IPI) Iran, Agiel Laksamana Putra menyampaikan apresiasinya atas pelaksanaan kegiatan tersebut.

“Saya senang, setelah sekian lama Diklup ini kembali digelar. Apalagi, di kota kelahirannya. Ini menandakan bahwa masih banyak kader-kader muda Muhammadiyah yang peduli pada isu sosial-ekologis,” ujarnya kepada wartawan Maklumat.id pada Jumat (6/2/2026).

Agiel mengatakan bahwa kegiatan tersebut menambah keyakinannya bahwa Persyarikatan tidak kekurangan kader yang peduli terhadap upaya pelestarian lingkungan. Ia juga mendoakan agar ikhtiar tersebut dapat berjalan berkelanjutan dan memberi manfaat nyata bagi lingkungan serta masyarakat luas.

Menurutnya, pelaksanaan kegiatan ini menegaskan bahwa KHM adalah ruang kaderisasi bagi anak muda Muhammadiyah yang menitikberatkan pada dakwah ekologis. Hal itu sekaligus menepis anggapan bahwa KHM sekadar buzzer yang selalu bersikap oposisi terhadap PP Muhammadiyah.

“Sebagian menganggap (KHM) sebagai komunitas buzzer yang selalu oposisi dan reaksioner kepada PP Muhammadiyah. Bukan! KHM adalah wadah kaderisasi anak muda Muhammadiyah yang fokus pada dakwah keadilan ekologis,” tegasnya.

Agiel berharap agar KHM ke depannya dapat terus berkembang dan meluas ke berbagai daerah. Menurutnya, semakin banyak anak muda yang kini memiliki kepedulian lebih tinggi terhadap isu lingkungan. Ia berharap agar KHM dapat mewadahi potensi tersebut.

Baca Juga  Jalan Sunyi Dakwah Ekologis

“Semoga Diklup serupa diselenggarakan meluas di berbagai daerah lainnya. Dari KHM, semoga semakin banyak anak muda yang tertarik pada dakwah sosial-ekologis,” tandasnya.

Sebagai informasi, agenda ini akan dilaksanakan di MTS Muhammadiyah 19 Surabaya. Sejumlah narasumber yang berpengalaman di bidangnya dijadwalkan hadir untuk berbagi ilmu kepada para peserta.

Para narasumber tersebut adalah Presidium KHM, Ahmad Muhammad Assyifa; Sekretaris LHKP PP Muhammadiyah, David Effendi; Peneliti CELIOS, Atina Rizqiana; Pegiat LBH Surabaya, Fahmi Ardiyanto; serta Aktivis Greenpeace, Fauzi.​