Hadiri Penutupan OlympicAD, Wali Kota Makassar: Inilah Generasi Penerus Bangsa, Pemimpin Masa Depan!

Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, saat menyampaikan sambutan dalam Closing Ceremony OlympicAD VIII 2026 di Balai Sidang Unismuh Makassar, Sabtu (14/2/2026). (Foto: Dok.)

MAKLUMAT — Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin menyampaikan apresiasi atas pelaksanaan Olympic Ahmad Dahlan (OlympicAD) VIII 2026 yang diselenggarakan di wilayahnya. Ia juga menyebut ajang dua tahunan yang digelar Majelis Dikdasmen PNF PP Muhammadiyah sebagai ajang untuk mencetak pemimpin masa depan Indonesia.

Hal tersebut ia sampaikan ketika menghadiri dan memberikan sambutan dalam Closing Ceremony OlympicAD VIII 2026 di Balai Sidang Universitas Muhammadiyah (Unismuh) Makassar, Sabtu (14/2/2026).

Dalam sambutannya, Munafri menegaskan bahwa Makassar sebagai kota metropolitan di kawasan timur Indonesia menghadapi berbagai tantangan sosial yang kompleks. “Makassar adalah pusat urban yang ada di timur Indonesia sehingga banyak sekali persoalan-persoalan sosial yang harus kami jaga untuk bisa membuat Makassar ini terus bisa bertumbuh,” ujarnya.

Dinamika pertumbuhan kota, kata dia, membawa konsekuensi terhadap kepadatan aktivitas masyarakat. Pergeseran mobilitas penduduk dari daerah sekitar untuk bekerja di Makassar menyebabkan arus lalu lintas meningkat hampir setiap hari.

“Traffic yang ada di Kota Makassar selalu dalam keadaan peak, bahkan di hari kerja seperti Senin,” sorot Munarfi.

Menurut Munarfi, pembangunan kota harus berjalan beriringan dengan peningkatan kualitas sumber daya manusia. Sebab itu, ia berharap gelaran OlympicAD VIII 2026 yang dilaksanakan di wilayahnya tersebut dapat menjadi bahan inspirasi untuk maju.

Baca Juga  Kawal Sekolah Rakyat, Sri Untari: Tiga Lokasi Siap Diluncurkan Bulan Juli

Ia menilai OlympicAD VIII menjadi momentum penting untuk memperkuat semangat kompetisi yang sehat di kalangan pelajar, khususnya para pelajar Muhammadiyah. Menurutnya, ajang ini tidak hanya berfokus pada kemenangan, tetapi juga pada pembentukan karakter.

Ia juga memotivasi dan mendorong generasi muda untuk terus berprestasi serta membawa nama baik daerahnya di tingkat nasional. Munafri menyampaikan apresiasi atas kepercayaan yang diberikan kepada Makassar sebagai tuan rumah kegiatan nasional tersebut.

“Kami dari Pemerintah Kota Makassar menyampaikan terima kasih atas dipilihnya Kota Makassar sebagai tuan rumah,” ucapnya.

“Artinya, dengan begitu banyak kota yang ada di Indonesia, Makassar menjadi pilihan. Ini adalah hal yang sangat positif bagi kami meningkatkan roda perekonomian,” lanjut Munarfi.

Lebih lanjut, Munarfi mengungkapkan bahwa kehadiran sekitar 9.000 peserta dan pendamping dari seluruh Indonesia di Kota Makassar telah memberikan dampak langsung terhadap perputaran ekonomi, khususnya bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).

“Hampir 9.000 orang datang ke Makassar. Artinya, berapa banyak uang yang masuk ke Kota Makassar yang bisa menghidupkan UMKM, yang bisa menambah penghasilan saudara-saudara kita yang bekerja setiap hari di kota ini,” kelakarnya.

Baca Juga  Kampus Negeri dan Swasta Punya Posisi Sama, Anak-anak Jangan Berkecil Hati

“Inilah harapan kami, sehingga seluruh kegiatan-kegiatan kami ajak untuk datang ke Makassar dan melakukan kegiatan di sini,” imbuh politisi Partai Golkar itu.

Dalam kesempatan tersebut, Munarfi juga menyampaikan pesan motivasi kepada para peserta OlympicAD VIII 2026. “Inilah anak-anak muda kita, generasi penerus bangsa, yang akan menjadi pemimpin yang membawa Indonesia lebih maju,” serunya.

Ia berharap para peserta membawa kesan positif selama berada di Makassar dan membagikan pengalaman mereka kepada keluarga, guru, serta masyarakat di daerah asal masing-masing.

“Kami atas nama Pemerintah Kota Makassar menyampaikan salam hormat kepada seluruh orang tua, guru, dan pengajar. Mudah-mudahan kita akan bertemu lagi di Kota Makassar pada event yang lebih besar lagi,” pesannya.

Meski demikian, ia turut menyampaikan permohonan maaf apabila selama pelaksanaan kegiatan masih terdapat kekurangan dalam pelayanan kepada seluruh kontingen. Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar, kata dia, berkomitmen untuk terus melakukan perbaikan, terutama pada sektor infrastruktur dan transportasi publik.

Eks CEO PSM Makassar itu juga mengajak seluruh sivitas akademika Unismuh Makassar untuk turut berkontribusi memberikan masukan dan solusi atas berbagai persoalan perkotaan.

“Kami meminta kepada seluruh sivitas akademika, khususnya Universitas Muhammadiyah Makassar, untuk membantu kami, memberikan masukan, arahan, dan berdiskusi bagaimana cara menyelesaikan persoalan-persoalan yang ada di Kota Makassar,” harap Munarfi.

Baca Juga  Mahkota Akademik: Antara Kebanggaan dan Keterasingan Pemikiran

Di ajang OlympicAD VIII 2026 sendiri, kontingen asal Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) berhasil menjadi Juara Umum I, disusul di Jawa Tengah di posisi kedua dan Jawa Timur di urutan ketiga.

Sementara itu, tuan rumah Sulawesi Selatan membuntuti sebagai Juara Umum IV dan Lampung sebagai Juara Umum V. OlympicAD VIII 2026 telah resmi ditutup pada Sabtu (14/2/2026), setelah para peserta lomba berkompetisi secara ketat selama tiga hari berturut-turut, 12-14 Februari 2026.