MAKLUMAT – Lebaran selalu menghadirkan semangat pembaruan, termasuk dalam urusan berbusana. Pada 2026, pria muslim semakin percaya diri memilih gaya yang sederhana namun tetap tegas dan berkarakter. Tren tahun ini bergerak ke arah minimalis, rapi, serta memadukan nilai tradisional dengan sentuhan modern.
Pria urban kini tidak lagi mencari busana yang sekadar menarik perhatian. Mereka memilih pakaian yang nyaman, fleksibel, dan bisa digunakan dalam berbagai kesempatan. Gaya berpakaian menjadi representasi kedewasaan dan identitas diri.
Tahun ini, tren Lebaran pria bertumpu pada tiga prinsip utama: potongan simpel, warna netral atau earth tone, serta fleksibilitas pemakaian.
Outer Kimono dan Layering Modern Makin Diminati
Pria muslim mulai meninggalkan model konvensional dan beralih ke outer kimono. Potongan longgar dengan garis tegas menghadirkan siluet modern tanpa menghilangkan kesan santun.
Mereka memadukan outer berbahan katun, linen, atau denim ringan dengan kaus polos atau koko sederhana. Teknik layering ini menciptakan dimensi visual yang elegan tanpa terlihat berlebihan.
Baju Koko Tetap Jadi Pilar Utama
Baju koko tetap menjadi fondasi utama busana Lebaran. Namun, desainnya kini tampil lebih bersih dan minimalis. Warna seperti putih tulang, abu-abu muda, olive, hingga beige mendominasi pilihan.
Desainer menghadirkan potongan slim fit ringan agar tetap rapi tanpa terasa ketat. Detail bordir dibuat lebih subtil dibanding musim sebelumnya. Pria kini lebih mengutamakan kenyamanan bahan seperti katun premium, dobby ringan, dan linen blend agar tetap nyaman bersilaturahmi seharian.
Kemeja Kerah Shanghai Tampil Sleek
Kemeja polos berkerah Shanghai semakin populer. Model ini menghadirkan kesan bersih, modern, dan versatile. Dipadukan dengan celana chinos, tampilannya terlihat formal namun tetap santai.
Warna khaki, cokelat muda, hingga sage green menjadi favorit karena mudah dikombinasikan dengan loafers atau sandal kulit minimalis.
Kurta dan Koko Pakistan Perkuat Sentuhan Global
Pengaruh busana Asia Selatan semakin terasa dalam tren Lebaran 2026. Kurta polos dengan potongan lurus dan panjang di atas lutut tampil simpel sekaligus elegan.
Sementara itu, model koko Pakistan yang menyerupai tunik memberikan kesan formal dan dewasa. Pria biasanya memadukannya dengan celana slim serta peci atau miki hat untuk memperkuat tampilan klasik modern.
Gamis Pria Slim Fit Semakin Dilirik
Gamis pria slim fit kini semakin diminati. Potongan yang mengikuti bentuk tubuh secara proporsional menciptakan kesan bersih dan modern.
Warna polos tanpa motif mendominasi, sejalan dengan tren minimalis global. Bahan crepe ringan, katun premium, hingga satin matte menjadi pilihan karena memadukan kenyamanan dan kesan elegan. Model ini banyak dipilih untuk salat Id atau acara keluarga besar.
Motif Etnik Hadir Lebih Subtil
Motif etnik dan shibori tetap hadir, namun dalam versi yang lebih halus. Desainer menempatkan motif sebagai aksen pada bagian panel depan atau lengan. Pendekatan ini menjaga karakter busana tanpa membuatnya terlihat ramai.
Kenyamanan Jadi Kunci
Tren busana Lebaran pria 2026 menegaskan satu hal, yakni gaya tidak harus berlebihan untuk terlihat berkelas. Pria Indonesia semakin matang dalam memilih busana—mengutamakan kenyamanan, kesederhanaan desain, serta fleksibilitas.
Busana Lebaran kini bukan lagi sekadar pakaian musiman, melainkan investasi gaya jangka panjang. Minimalis bukan berarti biasa. Justru di sanalah letak elegansinya.***














