MAKLUMAT – Dalam dokumen hasil rapat Badan Musyawarah (Banmus) tercantum Jadwal Kegiatan Alat Kelengkapan DPRD Provinsi Jawa Timur Bulan Maret 2026. Dalam agenda tersebut, Pansus pembahasan kinerja BUMD dijadwalkan pada 4–7 dan 25–28 Maret, disertai sosialisasi, workshop hingga bimbingan teknis (bimtek) partai/pendalaman tugas dengan keterangan “LN” dengan tertulis tentatif.
Kabar rencana kunjungan ke Luar Negeri di bulan Maret 2026 ini langsung dibantah Ketua DPRD Jawa Timur H Musyafak Rouf. Ia memastikan seluruh anggota DPRD Jawa Timur saat ini sedang melakukan efisiensi anggaran Kunjungan Kerja. Termasuk Kunjungan ke Luar Negeri yang sifatnya belum terlalu urgent.
“Tidak Benar, tidak ada agenda dewan ke LN,” tegas Musyafak Rouf, Kamis (26/2/2026).
Menurutnya, sejak pemberlakukan efisiensi DPRD Jatim sepakat menghapus alokasi anggaran kunjungan kerja ke Luar Negeri. Meski pada periode sebelumnya, kunjungan ke Luar Negeri menjadi agenda rutin untuk pimpinan dewan maupun anggota yang duduk di alat kelengkapan dewan.
“Kita ikuti aturan efisiensi,” singkatnya.
Sebelumnya, salah satu sumber internal di Sekretariat DPRD Jatim menyebut adanya kesalahan dalam penulisan kolom agenda, terkait kode LN tersebut.
“Salah kolom,” ujar sumber tersebut singkat.
Saat dikonfirmasi salah satu anggota DPRD Jatim, juga menyebut bahwa LN itu Luar Negeri. Bahkan, pihaknya menyatakan bahwa Sekdaprov Jatim dan beberapa kepala Dinas di lingkungan Pemprov Jatim juga telah melakukan kunjungan ke Luar Negeri.
“Alhamdulillah kalau sudah dapat LN. Seharusnya boleh, kan Sekda boleh, Pak Yasin (Kepala BPKAD Jatim dan Plt Bappeda Jatim)) boleh,” ungkap sumber terseburt.













