Baznas Gelar Pesantren Marjinal Cahaya Ramadan di Banyuwangi, 100 Anak Panti Muhammadiyah Ikuti Pembinaan

Sekkab Banyuwangi Guntur Priambodo didampingi ketua Baznas, pengurus LKSA Budi Mulya, pejabat Dispora, Sekcam Banyuwangi, dan Lurah Sumberejo foto bersama seratus santri Pesantren Marjinal Cahaya Ramadan di aula Panti Budi Mulya saat pembukaan acara pada Sabtu (28/2/2026). (Foto: Irwan/ IST)

MAKLUMAT — Sebanyak 100 anak dari panti asuhan yatim di bawah naungan Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Banyuwangi mengikuti Pesantren Marjinal Cahaya Ramadan yang diselenggarakan Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) RI selama dua hari, 28 Februari hingga 1 Maret 2026.

Ketua Baznas Kabupaten Banyuwangi, Dwiyanto, menjelaskan bahwa Pesantren Marjinal Cahaya Ramadan digelar serentak di 20 titik yang tersebar di 10 provinsi di Indonesia, termasuk di Banyuwangi yang dipusatkan di Lembaga Kesejahteraan Sosial Anak (LKSA) atau Panti Budi Mulya. “Salah satunya di LKSA Budi Mulya Banyuwangi ini,” ujarnya.

Pengurus LKSA Budi Mulya, Yudi Setyo Prayogo, mengaku bangga karena pantinya terpilih menjadi salah satu lokasi pelaksanaan kegiatan nasional tersebut. Terlebih, program ini hanya diselenggarakan di 20 tempat se-Indonesia.

“Pesantren ini diikuti oleh 100 anak panti Muhammadiyah yang berasal dari LKSA Budi Mulya Banyuwangi, LKSA Husnul Khotimah Rogojampi, dan LKSA Al Qolam Tegalsari, dan LKSA Rumah Tumbuh, ” ungkapnya.

Ketua Panitia Pesantren Marjinal Cahaya Ramadan, Ustaz Fian Mardy Akbar, menjelaskan bahwa Pesantren Marjinal Cahaya Ramadan kali ini dibagi menjadi tiga sesi selama dua hari, dengan materi pembinaan keagamaan.

Baca Juga  Tanamkan Kesabaran dan Latih Kreativitas Siswa, TK Aisyiyah Bebekan Gelar Cooking Class Ramadan

“Peserta mendapatkan ilmu baru tentang wawasan Islam, sehingga menambah keimanan, dan menambah ibadah di bulan Ramadan,” terangnya.

Pesantren Marjinal Cahaya Ramadan ini secara resmi dibuka oleh Sekretaris Kabupaten Banyuwangi, Guntur Priambodo, di Aula LKSA Budi Mulya pada Sabtu sore (28/2/2026), yang turut dihadiri perwakilan Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Banyuwangi, Sekretaris Kecamatan Banyuwangi, serta Lurah Sumberejo.

Guntur menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya pesantren dari Baznas yang dinilai mampu meningkatkan ketakwaan, kesalehan, dan keimanan para peserta.

“Harapannya dengan pesantren ini, selain memperdalam keimanan dan ketakwaan, juga menimbulkan keterikatan dan kebersamaan hubungan antar anak panti,” pesannya.