Bantuan Sembako Ramadan Mengalir ke Warga Surabaya, Pengusaha Siapkan 10 Ribu Paket

MAKLUMAT – Sejumlah pengusaha di Jawa Timur menyalurkan ribuan paket bantuan sembako Ramadan kepada masyarakat melalui berbagai lembaga dan organisasi di Surabaya. Aksi sosial tersebut digelar untuk membantu warga kurang mampu sekaligus memperkuat semangat gotong royong menjelang Hari Raya Idulfitri.

Kegiatan bakti sosial ini dilakukan Dewan Pimpinan Provinsi Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Jawa Timur, Yayasan Bhakti Persatuan, Perkumpulan Pengusaha Indonesia Tionghoa, Paguyuban Masyarakat Tionghoa Surabaya, serta Yayasan Masjid Muhammad Cheng Hoo Surabaya.

Ketua DPP Apindo Jawa Timur, Eddy Widjanarko mengatakan, ribuan paket bantuan sembako Ramadan tersebut disalurkan melalui berbagai pihak, mulai dari organisasi masyarakat, instansi pemerintahan hingga lembaga negara. Cara ini dilakukan agar distribusi bantuan dapat menjangkau masyarakat yang benar-benar membutuhkan.

Perkuat Silaturahmi di Tengah Ramadan

“Sedikitnya kami sudah menyiapkan lebih dari 10.000 paket sembako selama Ramadan 1447 Hijriah. Hingga saat ini hampir 10.000 paket sudah terdistribusi,” kata Eddy, Kamis (5/3/2026).

Ia menjelaskan, paket bantuan tersebut disalurkan melalui sejumlah lembaga, di antaranya Polda Jatim, Polrestabes Surabaya, Kodam V/Brawijaya, Majelis Ulama Indonesia (MUI), Nahdlatul Ulama (NU), Muhammadiyah, GP Ansor, hingga Yayasan Masjid Muhammad Cheng Hoo.

Baca Juga  MUI Apresiasi Pemerintah Atas Kembalinya Jamaah Islamiyah ke Pangkuan NKRI

Sebelumnya, para pengusaha juga telah menyalurkan 2.000 paket sembako melalui Pemerintah Kota Surabaya pada 27 Februari lalu. Penyaluran dilakukan berdasarkan data dari Bidang Kesejahteraan Rakyat Pemkot Surabaya agar bantuan tepat sasaran.

“Kami memastikan bantuan ini presisi dan diterima warga yang memang membutuhkan. Distribusinya juga dibantu Pemkot Surabaya,” jelas Eddy.

Gotong Royong Jaga Agenda Tahunan

Setiap paket sembako berisi berbagai kebutuhan pokok, antara lain beras 5 kilogram, gula 1 kilogram, minyak goreng 1 liter, garam 500 gram, kopi, mi instan, sabun, serta sejumlah kebutuhan dasar lainnya.

Menurut Eddy, bantuan sembako Ramadan ini diharapkan dapat meringankan beban masyarakat sekaligus memperkuat sinergi antara kalangan pengusaha dan pemerintah daerah.

Ketua Umum Yayasan Bhakti Persatuan sekaligus anggota Dewan Pertimbangan DPP Apindo Jatim Hermawan Santoso menambahkan, kegiatan bakti sosial tersebut merupakan agenda rutin yang digelar setiap tahun sebagai bentuk kepedulian pengusaha terhadap masyarakat.

Pemkot Jamin Tepat Sasaran

“Kami menyerahkan bantuan bakti sosial sebanyak 2.000 paket sembako kepada Pemkot Surabaya. Ini kegiatan rutin Yayasan Bhakti Persatuan, Perpit, Paguyuban Masyarakat Tionghoa Surabaya, dan Apindo,” ujar Hermawan.

Ia menegaskan, pihaknya mempercayakan pendistribusian kepada Pemkot Surabaya agar bantuan dapat disalurkan kepada masyarakat yang membutuhkan, terutama menjelang Idulfitri.

Baca Juga  Kader Senior NU Minta Kiai Miftach, Gus Yahya, Gus Ipul serta Kiai Zulfa Fair dan Tak Maju Ketum PBNU

Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi mengapresiasi dukungan berbagai organisasi dan pengusaha yang ikut menyalurkan bantuan bagi masyarakat.

Sinergitas untuk Pancasila

“Terima kasih kepada Yayasan Bhakti Persatuan, Perpit, Paguyuban Masyarakat Tionghoa Surabaya, dan Apindo yang telah berbagi rezeki melalui 2.000 paket sembako. Bantuan ini kami salurkan kepada warga Surabaya yang masuk kategori prasejahtera,” ujarnya.

Menurut Eri, kolaborasi antara pemerintah dan kalangan pengusaha merupakan bentuk nyata semangat gotong royong yang sejalan dengan nilai-nilai Pancasila. Apalagi, bantuan sosial seperti ini telah rutin diberikan sejak 2021.

Ia berharap program bantuan sembako Ramadan tersebut dapat membantu masyarakat memenuhi kebutuhan pokok sekaligus memperkuat solidaritas sosial di Kota Surabaya menjelang Hari Raya Idulfitri.