Kelelahan Amankan Mudik, Polantas Polda Metro Jaya Meninggal Dunia

Polantas Meninggal Dunia

MAKLUMAT — Brigadir Fajar Permana, anggota Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Metro Jaya, meninggal dunia saat menjalankan tugas pengamanan arus mudik Lebaran 2026, Senin (23/3/2026). Dia diduga akibat kelelahan setelah bertugas intens di lapangan menjaga kelancaran arus mudik.

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menyampaikan belasungkawa dan menegaskan Polri kehilangan sosok Bhayangkara muda yang berdedikasi.

“Innalilahi wa innailaihi rojiun, saya sebagai pimpinan Polri menyampaikan belasungkawa terhadap gugurnya anggota kami yang sedang menjalankan tugas. Semoga almarhum husnul khotimah dan keluarga diberi kekuatan,” ujar Sigit dikutip dari laman Korlantas, Selasa (24/3/2026).

Sebagai bentuk penghargaan atas pengabdian almarhum, Kapolri memastikan pemberian kenaikan pangkat luar biasa (KPLB) anumerta. “Terima kasih atas darma baktinya dalam memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat dan institusi,” katanya.

Kelelahan di Balik Pengamanan Mudik

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Budi Hermanto mengungkapkan, almarhum diduga mengalami penurunan kondisi fisik setelah menjalani tugas panjang di sejumlah titik pelayanan.

“Beliau mengembuskan napas terakhirnya usai menjalankan amanah negara. Dugaan sementara, kondisi fisik menurun drastis akibat kelelahan setelah bertugas secara maraton di lapangan,” ujar Budi.

Baca Juga  Kafe de'CLAN Signature Disegel! Polisi Sita Uang Rp67,2 Miliar dari Brankas, Diduga Terkait Kasus Asabri

Polda Metro Jaya, lanjutnya, akan memberikan penghormatan terakhir serta memastikan seluruh hak almarhum terpenuhi, termasuk santunan bagi keluarga.

Evaluasi Operasi dan Kesehatan Personel

Peristiwa ini menjadi perhatian serius dalam pelaksanaan Operasi Ketupat 2026, terutama terkait kesiapan fisik personel di tengah tingginya intensitas pengamanan mudik dan arus balik.

Kapolda Metro Jaya Irjen Asep Edi Suheri telah menginstruksikan Bidang Kedokteran dan Kesehatan (Biddokkes) untuk memperkuat pemeriksaan kesehatan rutin di pos-pos pengamanan.

“Dokkes diminta lebih proaktif menyisir kondisi kesehatan anggota agar tetap prima selama bertugas,” kata Budi.

Langkah ini diambil sebagai bagian dari evaluasi internal guna mencegah kejadian serupa, sekaligus memastikan pengamanan mudik tetap berjalan tanpa mengorbankan keselamatan personel.

Polda Metro Jaya juga mengajak masyarakat mendoakan almarhum agar mendapat tempat terbaik di sisi Tuhan serta keluarga yang ditinggalkan diberi ketabahan.***