Pimpin FOKAL IMM UINSA, Mukayat Al Amin Tekankan Adaptasi Kader di Tengah Realitas Pragmatis

MAKLUMAT — Ketua Forum Keluarga Alumni (FOKAL) IMM UIN Sunan Ampel Surabaya (UINSA), Mukayat Al Amin menyoroti pentingnya adaptasi kader di tengah realitas zaman yang serba pragmatis.

Dalam Halal Bihalal FOKAL IMM UINSA di Lucky’s Cafe Surabaya, Ahad (29/3/2026), ia menyebut bahwa kini, pergeseran menuju sikap pragmatis merupakan tuntutan zaman. Kendati demikian, adaptasi itu harus tetap berlandaskan nilai dasar IMM.

“Tidak melulu tentang pragmatis, ada nilai yang perlu dibangun dalam IMM,” ujarnya setelah mendapat amanah sebagai Ketua FOKAL IMM UINSA.

Ia menekankan bahwa sikap pragmatis diperlukan dalam beberapa aspek dalam gerakan. Namun kader IMM tidak boleh kehilangan nilai-nilai universal yang menjadi fondasi gerakan.

Mukayat menjelaskan bahwa langkah adaptasi perlu diiringi dengan formulasi yang tepat agar pragmatisme tidak menjadi arah utama. Mahasiswa sebagai agen perubahan harus tetap membawa idealisme dalam setiap gerakan.

“Nilai tersebut menjadi pembeda sekaligus kekuatan utama kader IMM di tengah dinamika zaman,” ujarnya.

Penguatan Kapasitas Kader

Selain itu, ia juga menekankan pentingnya penguatan sumber daya manusia kader. Kebiasaan membaca, menulis, dan berdiskusi adalah fondasi harga mati untuk mengasah kapasitas intelektual.

Baca Juga  Presiden Jokowi Dijadwalkan Hadir pada Pembukaan Muktamar XX IMM di Palembang

Ia juga mendorong kader-kader IMM hari ini untuk lebih produktif dan fokus pada pengembangan diri melalui riset sesuai bidang keilmuan.

Mukayat menegaskan bahwa dengan fokus dan ketekunan, kekuatan individu maupun kolektif kader akan semakin terbentuk. Ia berpesan bahwa kesuksesan tidak akan datang secara instan.

“Kesuksesan tidak dapat diraih secara instan, melainkan melalui proses panjang dan konsisten,” pesannya.