IMM UINSA Gagas Program Magang Bersama, Apa Urgensinya?

MAKLUMAT — Ketua Umum Koordinator Komisariat (Koorkom) IMM UIN Sunan Ampel Surabaya (UINSA) Nirzam Fahruh Irgy Al Hafidz mempresentasikan program “Magang Bersama IMM UINSA” sebagai inovasi kaderisasi berbasis kompetensi.

Hal itu ia sampaikan dalam agenda Halal Bihalal IMM UINSA di Lucky’s Cafe Surabaya, Ahad (29/3/2026). Program ini diharapkan menjadi jembatan sinergi antara kader aktif dan alumni.

Irgy menjelaskan program tersebut berangkat dari kebutuhan menghadirkan gerakan konkret kader. “Potensi kader harus dipetakan dan dikembangkan secara terarah,” ujarnya.

Adapun konsep program ini dirancang berbasis kompetensi individu kader. Dengan pendekatan itu, IMM UINSA diharapkan mampu mencetak sumber daya manusia profesional sesuai bidangnya.

Ia juga menambahkan bahwa proses kaderisasi akan disusun secara sistematis atau by design. Hal ini bertujuan agar setiap kader memiliki arah pengembangan yang jelas selama berproses di IMM.

“Dalam hal ini, peran Forum Keluarga Alumni (FOKAL) IMM menjadi penting sebagai payung gerakan. Alumni dapat mendukung realisasi program sekaligus membuka ruang kolaborasi bagi kader di berbagai sektor,” katanya.

Irgy menyebut program ini juga akan mendorong proyek-proyek diaspora kader. Pemetaan potensi dari tingkat koorkom menjadi dasar penguatan gerakan di akar rumput.

Baca Juga  Sejumlah Tokoh Nasional akan Hadiri Diskusi Publik IMM UINSA, Bahas Krisis Arah Gerakan Mahasiswa

Menurutnya, sinergi antara kader dan alumni menjadi kebutuhan mendesak. Kader di tingkat bawah membutuhkan dukungan dan pendampingan dari senior untuk berkembang.

Ia juga menekankan pentingnya agenda semacam ini sebagai momentum konsolidasi intelektual dan gerakan. Keberlanjutan kaderisasi sangat ditentukan oleh kolaborasi yang masif.

Ke depannya, IMM UINSA akan berupaya keras agar inovasi ini mampu menyalurkan potensi kader secara optimal dan berkelanjutan. “Program ini diharapkan menjadi narasi besar gerakan IMM UINSA ke depan,” tandasnya.