Harga Pangan Stabil, Bulog Turun Langsung ke Pasar Wonokromo

MAKLUMAT – Upaya menjaga harga pangan stabil terus dilakukan pemerintah melalui Perum Bulog. Salah satunya dengan melakukan pengecekan langsung ke pasar tradisional selepas Hari Raya Idulfitri.

Direktur Utama Bulog, Ahmad Rizal Ramdhani, memastikan harga bahan pokok di Surabaya masih dalam kondisi terkendali. Hal itu disampaikan usai melakukan inspeksi di Pasar Wonokromo, Jumat (4/4/2026).

“Secara umum harga pangan stabil. Tidak ada kenaikan signifikan seperti yang dikhawatirkan masyarakat,” tegasnya.

Dalam sidak tersebut, Bulog menggandeng Satgas Pangan, pemerintah daerah, hingga aparat terkait untuk memastikan kondisi riil di lapangan. Hasilnya, sejumlah komoditas utama terpantau aman.

Pantau Pasokan Daging Sapi

Harga beras program Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) masih stabil. Minyak goreng Minyakita dijual di kisaran Rp15.700 per liter. Bahkan, harga telur dan ayam justru mengalami penurunan.

“Telur sekitar Rp29 ribu per kilogram, sementara ayam turun menjadi Rp31 ribu. Ini menunjukkan kondisi pasokan masih cukup baik,” jelas Rizal.

Meski demikian, Bulog mencatat adanya kenaikan pada komoditas daging sapi yang menyentuh Rp140 ribu per kilogram. Kondisi ini diduga dipicu keterbatasan pasokan di tingkat rumah potong hewan (RPH).

Baca Juga  Kabar Gembira, THR ASN Cair Senin 17 Maret 2025

“Kami akan cek langsung ke RPH untuk mencari bottleneck. Informasi dari pedagang, pasokan daging memang agak sulit,” imbuhnya.

Selain memantau harga, Bulog juga memastikan ketersediaan stok pangan nasional dalam kondisi aman. Saat ini, stok beras Bulog mencapai 4,4 juta ton atau menjadi yang tertinggi sepanjang sejarah Indonesia.

“Stok ini rekor tertinggi. Bahkan berpotensi menembus 5 juta ton dalam waktu dekat,” ungkapnya.

Menurut Rizal, kondisi tersebut menjadi indikator kuat bahwa ketahanan pangan nasional tetap terjaga, meskipun di tengah dinamika geopolitik global.

Penguatan Distribusi Minyak Goreng

Di sisi lain, Bulog juga menyoroti distribusi minyak goreng MinyaKita yang masih perlu diperkuat. Pihaknya telah mengusulkan tambahan alokasi domestic market obligation (DMO) guna memastikan pasokan merata di seluruh daerah.

“Bulog siap menambah penyaluran agar kebutuhan masyarakat terpenuhi,” katanya.

Tak hanya soal harga dan stok, aspek keamanan pangan juga menjadi perhatian. Berdasarkan uji sampling yang dilakukan bersama dinas terkait, seluruh bahan pangan yang diperiksa dinyatakan aman dari kandungan berbahaya seperti formalin dan pestisida.

“Ini penting agar masyarakat tidak hanya mendapatkan harga yang stabil, tetapi juga pangan yang sehat dan layak konsumsi,” pungkasnya.

Baca Juga  Senator Lia Istifhama Dorong RPH Halal Provinsi untuk Perkuat Ekosistem Halal Jatim

Langkah Bulog turun langsung ke pasar ini diharapkan mampu menjaga kepercayaan publik sekaligus memastikan harga pangan stabil di tengah meningkatnya kebutuhan masyarakat.