Hartyo Harkomoyo, Diplomat Alumnus UMY yang Jadi Wakil Dubes RI di Rusia

Wakil Dubes RI di Moskow, Rusia, Hartyo Harkomoyo. (Foto: Kemdiktisaintek)

MAKLUMAT — Alumnus Program Studi (Prodi) Hubungan Internasional Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (HI UMY) angkatan tahun 1996, Hartyo Harkomoyo, kini mengemban amanah strategis sebagai Wakil Duta Besar (Dubes) RI di Moskow, Rusia.

Pria yang akrab disapa “Mas Yoyok” itu dikenal sebagai sosok diplomat yang tenang dan empatik, kini menjadi representasi sosok profesional sekaligus humanis di kancah internasional. Ia merupakan figur dengan kiprah dan perjalanan panjangnya dalam meniti karier diplomasi hingga mencapai posisi penting saat ini.

Kiprah Panjang Diplomasi

Dilansir dari laman resmi UMY, kiprah panjang dan perjalanan diplomasi Hartyo Harkomoyo dimulai ketiga ia bertugas sebagai Sekretaris Ketiga di Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Roma, Italia, di mana ia menangani isu-isu politik serta kerja sama multilateral. Ia juga terlibat dalam International Fund for Agricultural Development (IFAD), khususnya pada isu pengentasan kemiskinan global.

Sejak itu, kariernya terus berlanjut. Hartyo Harkomoyo kemudian didapuk sebagai Sekretaris Pertama di KBRI Oslo, Norwegia. Di sana, ia berperan dalam penguatan kerja sama ekonomi, termasuk promosi perdagangan, investasi, pariwisata, serta kolaborasi di sektor energi dan lingkungan.

Kiprahnya semakin menonjol ketika menjabat sebagai Minister Counselor di KBRI London, Inggris. Ia dipercaya sebagai juru bicara (jubir) kedutaan, peran strategis yang menuntut kemampuan komunikasi publik di tingkat internasional, sekaligus pengelolaan isu sosial budaya.

Baca Juga  UMY Lantik 5 Wakil Rektor Baru, Perkuat Komitmen Menuju Kampus Muda Mendunia

Kini, sebagai Wakil Dubes RI di Moskow, Rusia, Hartyo Harkomoyo merupakan sosok terdepan dalam mengelola hubungan bilateral antara Indonesia dan Rusia, terutama di tengah dinamika geopolitik global yang semakin kompleks.

Kompetensi Bahasa dan Akademik

Hartyo Harkomoyo merupakan sosok yang poliglot alias menguasai banyak bahasa internasional. Selain menguasai Bahasa Indonesia dan fasih dalam Bahasa Inggris, ia juga menguasai Bahasa Italia dan Bahasa Norwegia. Kini sebagai Wakil Dubes RI di Moskow, ia juga mendalami Bahasa Rusia untuk memperkuat pemahaman terhadap budaya dan konteks lokal.

Sebagai sosok diplomat, ia paham betul bahwa penguasaan bahasa merupakan kunci utama dalam diplomasi.

Meski begitu, faktor bahasa bukan satu-satunya kompetensinya sebagai seorang diplomat. Secara akademik, Hartyo Harkomoyo adalah lulusan master dari Sapienza University of Rome pada tahun 2008 dengan konsentrasi pada bidang International Policy and Crisis Management.

Hartyo Harkomoyo menjadi bukti bahwa dengan dedikasi, kegigihan, kompetensi, dan profesionalisme, dapat membawanya menuju kesuksesan karier. Ia menjadi salah satu contoh sukses alumnus UMY, perguruan tinggi di bawah naungan Muhammadiyah dan Aisyiyah, yang mampu bersaing dan berkontribusi di panggung global, membawa nama baik Indonesia, serta almamater di dunia internasional.

Baca Juga  Perspektif Gender Terpinggirkan, Diplomasi Indonesia Terancam Kehilangan Daya Saing Global