J Connect Bank Jatim Versi Terbaru Target 2 Juta Pengguna

J Connect

MAKLUMAT — Peluncuran J Connect Bank Jatim versi terbaru membawa 36 fitur baru, dan Pemprov Jatim optimistis penggunanya melonjak dua kali lipat tahun ini.**

Peluncuran aplikasi mobile banking terbaru itu digelar di Grand City Surabaya, Sabtu (2/5/2026) lalu, dan mendapat apresiasi langsung dari Wakil Gubernur Jawa Timur, Emil Elestianto Dardak.

Menurut Emil, inovasi digital bukan lagi pilihan bagi industri perbankan, melainkan kebutuhan untuk menjawab perubahan perilaku masyarakat yang kini makin akrab dengan transaksi berbasis gadget.

“Saya mengapresiasi ketekunan inovasi Bank Jatim yang berjuang keras mewujudkan J Connect versi terbaru,” kata Emil dalam keterangan tertulis.

Ia menyebut proses menghadirkan platform digital baru tersebut bukan perkara mudah. Persetujuan dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan Bank Indonesia menjadi tahapan penting, terutama untuk memastikan sistem keamanan berjalan optimal.

“Terima kasih atas persetujuan yang diberikan. OJK dan Bank Indonesia selalu menekankan keamanan sebagai prioritas utama. Karena itu saya optimistis pengguna Bank Jatim meningkat, dari sebelumnya 1 juta menjadi target 2 juta pengguna tahun ini,” ujarnya.

Bawa 36 Fitur Baru

Emil menjelaskan, 36 fitur baru J Connect  lahir dari evaluasi layanan, termasuk masukan dan keluhan nasabah yang kemudian dirangkum menjadi pembaruan sistem yang lebih responsif terhadap kebutuhan pengguna.

Baca Juga  Golkar Resmi Usung Duet Khofifah-Emil di Pilgub Jatim 2024

Hasilnya, aplikasi ini dirancang untuk membuat transaksi lebih mudah sekaligus meningkatkan daya saing Bank Jatim di tengah kompetisi ketat industri perbankan nasional.

“Mempermudah transaksi karena kita ingin kompetitif dengan bank-bank terbaik di Indonesia,” katanya.

Tak hanya untuk Jawa Timur, Emil menegaskan inovasi ini juga berpotensi menjadi model digitalisasi perbankan daerah lain. Sebab, Bank Jatim saat ini berperan sebagai bank induk bagi sejumlah bank pembangunan daerah, termasuk Bank NTB, NTT, Sulawesi Utara, dan Lampung.

“Fitur-fitur ini bisa disinergikan untuk memperkuat ekosistem layanan perbankan daerah,” ujarnya.

Sasar PMI di Luar Negeri

Direktur Utama Bank Jatim, Winardi Legowo, mengatakan J Connect versi terbaru juga mulai memperluas jangkauan layanan ke luar negeri.

Saat ini, aplikasi tersebut sudah dapat digunakan oleh WNI yang bekerja di Malaysia dan Arab Saudi. Ke depan, ekspansi akan diarahkan ke negara dengan kantong besar Pekerja Migran Indonesia (PMI) seperti Hong Kong, Taiwan, dan Turki.

“Nanti kami review dulu seberapa besar kantong-kantong PMI di negara tersebut,” kata Winardi.

Ia berharap J Connect tak hanya menjadi aplikasi transaksi, tetapi berkembang menjadi platform digital solusi keuangan yang mendorong inklusi keuangan sekaligus memperkuat posisi Bank Jatim sebagai motor penggerak ekonomi daerah.

Baca Juga  Fraksi PDIP: Direksi Baru Bank Jatim Harus Pulihkan Kepercayaan Publik!

“Semoga Bank Jatim terus berinovasi demi memberikan layanan terbaik bagi masyarakat,” pungkasnya. ***