Lazismu Jatim Target 30 Ton Daging Kurban di Iduladha 1447 H

Kurban Lazismu RendangMu

MAKLUMAT — Menjelang momentum Hari Raya Iduladha 1447 Hijriah/2026 Masehi, Lazismu Wilayah Jawa Timur mengajak umat Islam untuk berkurban, yang akan didistribusikan baik dalam bentuk daging mentah (fresh meal) maupun produk “Ketahanan Pangan” berupa makanan siap saji RendangMu, KornertMu, hingga bakso.

Ketua Lazismu Wilayah Jawa Timur, Ustaz Imam Hambali, menargetkan kurban tahun ini yang dikelolanya bisa mencapai 30 ton daging. “Target kita tahun ini diharapkan (Lazismu Wilayah Jawa Timur) bisa 30 ton daging,” ungkapnya kepada Maklumat.id, Rabu (20/5/2026).

“Lazismu mengajak masyarakat untuk ikut berkurban “Katahanan Pangan”, yaitu kurban di mana daging kurban akan diproses menjadi rendang, kornet, dan bakso yang memiliki daya simpan lebih dari satu tahun,” ajaknya.

Ia mejelaskan, pengolahan daging kurban menjadi makanan siap saji yang dapat bertahan dalam waktu lama jika disimpan memiliki banyak kelebihan dan maslahat yang lebih luas.

“Kelebihan pilihan ini: mudah dan aman distribusinya, terutama di daerah 3T (tertinggal, terdepan, terluar), kemudian produk makanan siap saji juga sangat cocok untuk daerah kebencanaan, cocok untuk kegiatan pengentasan stunting, cocok untuk kegiatan sosial dakwah, dan sebagainya,” terangnya.

Baca Juga  Bantu Penyintas Banjir, Muhammadiyah Jatim Kirim Truk Logistik dan Kendaraan Operasional Bencana ke Aceh dan Sumut

Meski begitu, Ustaz Imam Hambali menegaskan bahwa tidak semua daging kurban diolah menjadi RendangMu, KornetMu, maupun bakso. Di tingkat daerah, cabang, dan ranting, daging kurban juga akan tetap didistribusikan secara langsung.

“Terkait distribusi untuk Lazismu Daerah akan melakukan pemotongan di daerah bersama PDM, PCM, dan Ranting setempat dan diberikan secara fresh meal,” tandasnya.

“(Sedangkan) untuk Lazismu Wilayah kurbannya akan diproses makanan siap saji dan didistribusikan lewat program kemanusiaan dan sosial dakwah,” sambung Ustaz Imam Hambali.

Ustaz Imam Hambali menjelaskan bahwa daging kurban yang diolah menjadi RendangMu dan sebagainya itu adalah hewan kurban yang disembelih di RPS Halal.

“Kemudian di-blasting selanjutnya masuk freezer. Setelah beku sesuai standart yang ditetapkan, baru dibawa ke pabrik untuk diproses menjadi rendang dan kornet. Setelah selesai proses masak baru masuk sterilisasi sehingga bisa tahan sampai 3 tahun. Begitu juga bakso, hanya saja (bakso) masa kadaluarsa sementara masih 1 tahun,” jelasnya.

Lebih jauh, ia juga mengajak korporasi, perusahaan, ataupun perorangan, jika berkurban melalui Lazismu Wilayah senilai Rp35 juta ke atas akan dibuatkan branding atas nama perusahaan serta dapat menyalurkannya sendiri hingga 90% produk.

Baca Juga  Tekan Limbah Plastik, Lazismu Gunakan Kemasan Ramah Lingkungan untuk Wadah Daging Kurban