Prabowo Minta Warga Rekam Aparat yang Menyimpang: Jangan Dilawan, Video Saja

aparat

MAKLUMAT — Presiden Prabowo Subianto meminta masyarakat merekam dan melaporkan jika menemukan perilaku aparat yang dianggap menyimpang. Pernyataan itu ia sampaikan saat berpidato dalam Rapat Paripurna DPR RI ke-19 di Jakarta, pada Rabu (20/5/2026).

Prabowo mengatakan pemerintah kini memiliki dukungan teknologi yang memudahkan pemantauan terhadap berbagai bentuk penyimpangan. Ia menyebut pengawasan dapat dilakukan hingga ke tingkat daerah karena perkembangan teknologi.

“Kita akan tahu kalau ada penyimpangan, saudara-saudara. Saya sedih kalau yang sekarang pejabat masih coba korupsi. Cepat ketahuan,” ujarnya, melansir siaran langsung dari Kanal YouTube Sekretariat Presiden.

Ia juga meminta kepala daerah ikut membantu membersihkan aparat di lingkungan masing-masing. Menurut Prabowo, pejabat daerah tidak bisa lagi menganggap aktivitas ilegal mereka sulit dipantau karena pemerintah memiliki perangkat teknologi yang semakin canggih.

Prabowo kemudian menyinggung penggunaan radar dan satelit untuk mendukung pengawasan. Ia mengatakan teknologi tersebut bisa digunakan untuk mendeteksi berbagai hal, termasuk aset yang disembunyikan di bawah tanah maupun aktivitas di lahan perkebunan.

“Sekarang ada satelit. Enggak usah kita cek fisik. Kita bisa foto tiap pohon. Kita bisa foto,” katanya.

Dalam pidatonya, Prabowo juga menyinggung adanya pihak-pihak yang diduga mendapat perlindungan dari oknum tertentu. Ia menyebut backing tersebut salah satunya berasal dari aparat berseragam.

Baca Juga  Tiba di AS, Prabowo Disambut Antusiasme Warga Diaspora

“Nah backing-nya biasanya seragamnya itu kalau enggak hijau ya cokelat. Betul?” ujar Prabowo yang langsung dijawab “betul” oleh para hadirin.

Menurutnya, pengawasan terhadap aparat tidak hanya dilakukan pemerintah, tetapi juga dapat melibatkan masyarakat. Karena itu, Prabowo meminta warga mendokumentasikan jika menemukan tindakan aparat yang tidak semestinya.

“Saudara-saudara, kalau ada kelakuan aparatnya enggak beres, saya minta rakyat video. Langsung video. Jangan kau ngelawan. Jangan dilawan. Video saja. Lapor langsung ke saya,” ujarnya.