Kolaborasi MPKS PP Muhammadiyah, BPKH, dan Lazismu: Salurkan Kurban ke Wilayah-wilayah Prioritas

Penyerahan dan penyembelihan hewan kurban di Aceh Tamiang. (Foto: Dok. Panitia)

MAKLUMAT — Majelis Pembinaan Kesejahteraan Sosial (MPKS) PP Muhammadiyah bekerja sama dengan Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH) dan Lazismu menyalurkan hewan kurban ke sejumlah wilayah di Indonesia pada momentum Iduladha 1447 Hijriah.

Program bertajuk “Menebar Kepedulian, Menguatkan Ukhuwah, dan Berbagi Kebahagiaan Melalui Ibadah Kurban” itu bertujuan untuk memperluas manfaat ibadah kurban, khususnya bagi masyarakat yang membutuhkan.

Pada tahun ini, distribusi hewan kurban berupa sapi dan kambing difokuskan ke lima wilayah, yakni Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Aceh Tamiang di Aceh, PDM Kota Sibolga di Sumatra Utara, PDM Agam di Sumatra Barat, Muhammadiyah Children Centre (LKSA) Putera Kota Palu di Sulawesi Tengah, serta LKSA Srengseng Kembangan di DKI Jakarta.

Pemilihan lokasi tersebut dilakukan untuk memperluas jangkauan distribusi manfaat kurban, termasuk ke daerah-daerah terdampak bencana serta wilayah yang memiliki keterbatasan akses maupun distribusi.

Penyembelihan hewan kurban dilaksanakan selama hari tasyrik pada 28–30 Mei 2026. Daging kurban kemudian didistribusikan kepada penerima manfaat, antara lain anak yatim, masyarakat duafa, lanjut usia, serta penghuni panti asuhan di berbagai daerah.

Penyerahan sapi kurban ke PDM Sibolga, Sumatra Utara. (Foto: Dok. Panitia)
Penyerahan sapi kurban ke PDM Sibolga, Sumatra Utara. (Foto: Dok. Panitia)

Ketua MPKS PP Muhammadiyah, Dr Mariman Darto MSi, menyampaikan apresiasi kepada para pihak yang telah mendukung pelaksanaan program tersebut. Ia juga menyampaikan terima kasih kepada para donatur, pengurus, dan seluruh pihak yang terlibat dalam pelaksanaan program kurban tahun ini.

Baca Juga  ​Stop Eksperimen! AMPHURI Ingatkan Pemerintah Soal Bahaya “War Tiket” Haji

Menurut dia, ibadah kurban tidak hanya memiliki makna vertikal dalam hubungan dengan Allah Swt, tetapi juga makna horizontal terhadap sesama manusia.

“Ibadah kurban adalah titik temu yang indah antara ketaatan vertikal kepada Sang Pencipta dan wujud nyata empati horizontal kepada sesama manusia. Dunia terasa cukup dengan berbagi bersama saudara saudara kita lintas kemanusiaan,” ujarnya.

Ia berharap ibadah kurban yang ditunaikan para pekurban dapat memberikan manfaat bagi masyarakat yang menerima. “Semoga setiap kurban menjadi pahala, keberkahan, dan membawa kebahagiaan bagi mereka yang berhak menerima,” lanjut Mariman.

Mariman berharap, kolaborasi antara MPKS PP Muhammadiyah, BPKH melalui Program Kemaslahatan, dan Lazismu tersebut dapat terus memperluas manfaat sosial dari ibadah kurban serta memperkuat kepedulian terhadap kelompok masyarakat yang membutuhkan.