MAKLUMAT — Polresta Banyuwangi menggelar kompetisi Banyuwangi E-Sport Tournament Kapolri Cup 2026, sebagai salah satu upaya pembinaan generasi muda di era digital. Kegiatan ini tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga sarana pengembangan bakat, kreativitas, dan pembentukan karakter melalui olahraga elektronik.
Turnamen berskala nasional tersebut diikuti ratusan peserta muda dari berbagai daerah. Kegiatan ini diharapkan dapat menjadi ruang bagi generasi muda untuk menyalurkan minat dan kemampuan mereka di bidang e-sport secara sehat, kompetitif, dan berprestasi, sekaligus membuka peluang lahirnya talenta yang mampu bersaing di tingkat nasional maupun internasional.
Kasat Reskrim Polresta Banyuwangi Kompol Lanang Teguh Pambudi mengatakan, perkembangan teknologi dan dunia digital perlu dimanfaatkan secara bijak oleh generasi muda.
“E-sport kini bukan sekadar hiburan, tetapi telah berkembang menjadi industri yang memiliki potensi besar dalam mencetak prestasi dan membuka peluang karier,” katanya.
Ia menambahkan, melalui turnamen ini diharapkan anak-anak muda dapat menyalurkan kemampuan mereka ke arah yang positif serta menjauhkan diri dari aktivitas yang merugikan.
Turnamen tersebut juga dimanfaatkan sebagai sarana edukasi, termasuk peningkatan literasi digital dan penyampaian sejumlah pesan sosial kepada peserta.
“Beberapa pesan positif juga disampaikan, seperti bahaya penyalahgunaan narkoba, cyberbullying, dan pentingnya menjaga keamanan data pribadi di era digital,” tuturnya.
Pendaftaran peserta kompetisi tersebut telah dibuka sejak awal Juni 2026, sementara proses seleksi penyisihan tingkat kepolisian resor tengah berlangsung dengan mempertandingkan sejumlah gim populer, di antaranya Mobile Legends.
Wakapolresta Banyuwangi AKBP Teguh Priyo Wasono mengatakan, Kapolri Cup 2026 menjadi momentum untuk mempererat hubungan antara Polri dan generasi muda.
Menurutnya, kegiatan ini juga menjadi ruang bagi Polri untuk hadir sebagai mitra dalam mendukung kreativitas dan inovasi anak muda.
“Turnamen ini menjadi sarana membangun karakter disiplin, kerja sama tim, tanggung jawab, dan sportivitas yang sangat penting dalam kehidupan sehari-hari,” imbuhnya.
Sementara itu, Kapolresta Banyuwangi Kombes Pol Rofiq Ripto Himawan menegaskan bahwa penyelenggaraan E-Sport Tournament Kapolri Cup 2026 merupakan bentuk komitmen Polri dalam mendukung pengembangan potensi generasi muda di era digital.
Ia menilai e-sport telah menjadi bagian dari perkembangan teknologi dan gaya hidup anak muda yang dapat memberikan nilai positif jika dikelola dengan baik.
“Melalui Kapolri Cup 2026, kami ingin memberikan ruang yang sehat, kompetitif, dan edukatif bagi para talenta muda untuk berkembang, berprestasi, dan menyalurkan kreativitasnya secara produktif,” tandas Rofiq.***
*) Penulis: Irwan Suryanto














