Luapan Sungai Rendam Sejumlah Rumah di Banyuwangi, Warga Minta Solusi Permanen

Perkampungan Dusun Tlogosari, Desa Jambewangi, Kecamatan Sempu, Kabupaten Banyuwangi terendam air luapan sungai pada Jumat pagi (26/6/2026). (Foto: Dok. Relawan Sempu)

MAKLUMAT — Sejumlah rumah warga di Dusun Tlogosari, Desa Jambewangi, Kecamatan Sempu, Banyuwangi, terdampak banjir akibat luapan sungai kecil yang melintas di kawasan tersebut pada Jumat pagi (26/6/2026).

Genangan air sempat merendam jalan desa, pekarangan rumah warga, hingga masuk ke dalam beberapa rumah di kawasan permukiman padat penduduk itu.

Berdasarkan informasi di lokasi, ketinggian air mencapai sekitar 30 sentimeter atau setinggi lutut orang dewasa.

Saat dikonfirmasi, Camat Sempu, Mujito, mengatakan banjir dipicu hujan deras yang mengguyur wilayah Dusun Tlogosari sejak Jumat dini hari. Curah hujan yang berlangsung selama beberapa jam menyebabkan debit air sungai meningkat hingga akhirnya meluap ke jalan dan permukiman warga.

“Berdasarkan laporan warga Dusun Tlogosari, luapan air sungai itu terjadi antara pukul 04.30 hingga 06.30 WIB,” ungkap Mujito.

Ia menjelaskan kondisi mulai berangsur normal setelah intensitas hujan menurun dan air perlahan surut.

Saat dilakukan peninjauan oleh pihak kecamatan sekitar pukul 10.00 WIB, lokasi terdampak disebut sudah tidak lagi tergenang air. “Saat siang, air banjir sudah tidak ada yang bergenang di Dusun Tlogosari,” tegasnya.

Menurut Mujito, terdapat tujuh rumah warga yang terdampak akibat luapan sungai tersebut.

Baca Juga  Peduli Lingkungan, Bupati Banyuwangi Ajak Masyarakat Diet Plastik Saat 'Berburu' Takjil Ramadan

Meski demikian, tidak ada laporan kerusakan bangunan akibat kejadian itu dan warga saat ini hanya melakukan pembersihan lumpur serta sampah yang terbawa arus banjir.

“Saat ini, penghuni rumah yang terdampak air luapan sungai hanya perlu melakukan bersih-bersih lumpur dan sampah yang terseret air,” imbuhnya.

Setelah air surut, warga terlihat bergotong royong membersihkan jalan dusun dan halaman rumah sejak sekitar pukul 08.00 WIB.

Salah seorang warga, Arif, mengatakan wilayah tersebut memang kerap mengalami banjir saat hujan deras.

Menurutnya, banjir serupa telah terjadi beberapa kali dalam setahun sehingga warga berharap ada langkah penanganan jangka panjang dari pemerintah. “Kami mohon solusi dari pemerintah untuk mengatasi, bagaimana banjir tidak terulang lagi,” pintanya.***

 

*) Penulis: Irwan Suryanto