Semarak Milad ke-109 ‘Aisyiyah Surabaya, Padukan Aksi Sosial dan Talkshow Dakwah Kemanusiaan

aisyiyah

MAKLUMAT – Pimpinan Daerah ‘Aisyiyah Kota Surabaya menyelenggarakan kegiatan puncak Milad ‘Aisyiyah ke-109 di Universitas Muhammadiyah Surabaya pada Ahad, 20 Muharram 1448 H/5 Juli 2026 M.

Mengusung tema “Memperkokoh Dakwah Kemanusiaan untuk Mewujudkan Perdamaian”, kegiatan ini menjadi momentum refleksi sekaligus penguatan peran ‘Aisyiyah dalam bidang pendidikan, kesehatan, sosial, dan dakwah kemanusiaan.

Dalam sambutannya, Ketua Pelaksana, Etty Sunanti, menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah mendukung terselenggaranya kegiatan tersebut. Ia menyebutkan beberapa bentuk dukungan yang diberikan, antara lain 1.000 mangkok bakso gratis dari Lazismu, 109 paket sembako gratis, layanan kesehatan dari lima instansi, sembako murah dari Disperindag, serta dukungan fasilitas gedung dan halaman dari Universitas Muhammadiyah Surabaya.

“Ini adalah kegiatan puncak Milad ke-109. Rapat menjadi jiwa kami, acara menjadi hobi kami,” ungkap Etty Sunanti dalam sambutannya.

Sementara itu, Ketua PDA Kota Surabaya, Hj. Alifah Hikmawati, S.Th.I, menyampaikan bahwa usia ‘Aisyiyah yang telah mencapai lebih dari satu abad menjadi pengingat penting untuk terus memperluas kebermanfaatan bagi umat, bangsa, dan Persyarikatan Muhammadiyah.

Ia berharap ‘Aisyiyah semakin mampu menyebarkan kebaikan serta memberikan manfaat yang lebih luas kepada masyarakat umum.

Baca Juga  48 Hari Pasca-Bencana Sumatera Barat, Aisyiyah Resmikan Sekretariat Ranting di Nagari Muaro Pingai

“Di usia 109 tahun yang lebih dari satu abad ini, kami berdoa semoga ‘Aisyiyah semakin bermanfaat bagi umat, bangsa, terutama Muhammadiyah. Harapan kami, ‘Aisyiyah terus menyebarkan kebaikan dan berperan dalam mewujudkan masyarakat Islam yang sebenar-benarnya,” ujarnya.

Amanat juga disampaikan oleh Ketua PDM Kota Surabaya, Ridwan. Ia menegaskan bahwa momentum milad tidak hanya menjadi perayaan, tetapi juga sarana refleksi diri bagi seluruh warga ‘Aisyiyah dan Muhammadiyah. Menurutnya, refleksi tersebut penting dilakukan dalam berbagai bidang, terutama pendidikan, kesehatan, dan sosial.

Sekretaris PWA Jawa Timur, Dr. Nur Mukarromah, S.K.M., M.Kes., turut menyampaikan pesan bahwa perjalanan ‘Aisyiyah selama lebih dari satu abad membuktikan kiprahnya yang tidak terbatas pada bidang perempuan saja, tetapi juga hadir dalam kehidupan masyarakat secara luas.

Ia menekankan bahwa dakwah harus mampu menghadirkan rahmat, memperkuat persaudaraan, dan menghindarkan umat dari perpecahan.

Menurutnya, ‘Aisyiyah perlu terus memperkuat peran dalam pendidikan, pembentukan karakter, pelayanan kesehatan, serta ketahanan keluarga. Ia juga menyebut bahwa keluarga menjadi pondasi penting dalam membangun masyarakat, dengan perempuan sebagai garda utama dalam proses pendidikan dan pembinaan.

Salah satu bagian menarik dalam kegiatan ini adalah pemberian penghargaan atau awarding akreditasi LKSA kepada dua lembaga, yaitu LKSA Putri 1 Barata Jaya dan LKSA Putri 2 Kebonsari. Penghargaan tersebut diberikan sebagai bentuk apresiasi atas pencapaian akreditasi yang menjadi tolok ukur kualitas lembaga kesejahteraan sosial anak berdasarkan delapan standar penilaian nasional.

Baca Juga  Resmikan Daycare Lansia, Umsida dan PCA Porong Berikan Layanan Kesehatan dan Dukungan Sosial

Setelah sesi talkshow, kegiatan kembali dilanjutkan dengan pemberian penghargaan kepada Konselor Terbaik BIKKSA dari PCA Ngagel Surabaya, Ainun Fitriah.

Selain itu, terdapat pula donasi spontan dari Majelis Tabligh dan Ketarjihan Pimpinan Daerah ‘Aisyiyah Kota Surabaya yang diperuntukkan bagi para mualaf. (Salsabila Ramadhani)