MAKLUMAT — Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) 197 Universitas Islam Negeri Sunan Ampel (UINSA) Surabaya menjalankan program pemberdayaan UMKM di Desa Gunosari, Kecamatan Tlogosari, Kabupaten Bondowoso, melalui digitalisasi usaha.
Program tersebut diwujudkan dengan penyusunan katalog digital produk dan pendaftaran nama beserta lokasi usaha di Google Maps agar pelaku UMKM lebih mudah menjangkau pasar.
Koordinator KKN 197, Muhammad Ainul Shodiqin, menilai langkah tersebut penting karena pola masyarakat dalam mencari produk kini banyak bergeser ke platform digital.
“Saat ini masyarakat cenderung mencari informasi melalui internet sebelum membeli suatu produk atau mengunjungi sebuah usaha. Karena itu, kami berupaya membantu UMKM di Desa Gunosari agar memiliki identitas digital melalui Google Maps dan katalog produk,” ujarnya kepada wartawan Maklumat.id, Rabu (8/7/2026).
Program digitalisasi itu menjadi bagian dari rangkaian KKN bertema Pemberdayaan Masyarakat Desa Gunosari melalui Peningkatan Kesehatan Lingkungan dan Penguatan Ekonomi Lokal Berbasis BUMDes dan UMKM. Melalui kegiatan tersebut, mahasiswa ingin mendorong pelaku usaha memanfaatkan teknologi informasi sebagai sarana mengembangkan usahanya secara berkelanjutan.
Pelaksanaannya diawali dengan pendataan UMKM yang menjadi sasaran program. Mahasiswa kemudian mendokumentasikan produk, menyusun katalog digital, serta mendampingi pelaku usaha saat mendaftarkan nama dan titik lokasi usahanya di Google Maps.
Selain itu, para mahasiswa juga memberikan edukasi mengenai pentingnya identitas digital sebagai media promosi dan pemasaran. “Harapannya, usaha mereka lebih mudah ditemukan, lebih dikenal masyarakat luas, serta mampu meningkatkan penjualan dan kesejahteraan para pelaku usaha,” katanya.
Shodiqin menyebut bahwa program ini mendapat sambutan positif dari para pelaku UMKM. Mereka mengaku terbantu karena memperoleh pendampingan secara langsung, mulai dari proses dokumentasi produk hingga pendaftaran lokasi usaha di Google Maps. Kehadiran katalog digital dan identitas usaha di platform digital juga diharapkan dapat memperluas jangkauan promosi produk-produk unggulan Desa Gunosari.
Mahasiswa KKN UINSA berharap upaya digitalisasi yang telah dilakukan tidak berhenti setelah masa KKN berakhir. Menurutnya, keberlanjutan pengelolaan media digital menjadi kunci agar manfaat program terus dirasakan oleh pelaku usaha.
“Program digitalisasi UMKM ini diharapkan tidak berhenti setelah masa KKN berakhir. Kami berharap para pelaku usaha dapat terus mengembangkan media digital yang telah dibuat sehingga manfaatnya dapat dirasakan secara berkelanjutan dan menjadi salah satu pendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat Desa Gunosari,” pungkas Shodiqin.
*) Penulis: M Habib Muzaki













