MAKLUMAT – Dua bintang Argentina menjadi sorotan para legenda sepak bola usai final Piala Dunia. Sorotan ini tak lepas dari panasnya tensi selama 90 menit hingga selesainya pertandingan, pada Senin 20 Juli 2026, dini hari WIB.
Sorotan tertuju pada Leandro Paredes yang melakukan keributan dengan dua bintang Spanyol, Pablo Gavi dan Eric Garcia. Bahkan aksi yang dilancarkan Paredes terkam kamera dan videonya tersebar luas di media sosial.
Mantan penyerang Inggris, Alan Seharer mengecam tindakan bintang Boca Juniors itu. “Dia melakukan pemukulan, dua atau tiga kali ke wajah (Pablo Gavi). Tidak ada tempat, seharusnya, untuk hal-hal seperti ini,” kata Shearer dikutip BBC Sport.
Kecaman juga datang dari legenda Prancis, Zinedine Zidane. Ia menganggap emosi adalah hal yang biasa di dalam pertandingan besar, terlebih ketika tim yang dibela kalah.
“Emosi seperti itu bisa saja memuncak, tetapi para pemain tetap memiliki tanggung jawab untuk mengendalikan diri,” ujar Zidane,
Ia menekankan pentingnya menegakkan kepala ketika pertandingan telah selesai dan semuanya harus berakhir. Kekalahan dan kemenangan harus dihormati mengingat Piala Dunia disaksikan jutaan penduduk di penjuru bumi.
“Leandro Paredes dan Gavi pemain yang penuh semangat. Namun, ketika pertandingan telah usai, semuanya juga harus berakhir,” lanjut peraih gelar juara dunia bareng Prancis 1998 ini memungkasi.
Mantan bintang Real Madrid dan Juventus ini menilai Spanyol layak menjadi juara dunia. Namun ia juga memuji Argentina yang juga layak mendapatkan penghormatan selama turnamen.
Sementara mantan gelandang timnas Argentina, Diego Simeone juga menyalahkan sikap Enzo Fernández, yang dikartu merah di partai puncak. Kesalahannya melanggar Pau Cubarsi diganjar kartu kuning kedua, yang menyebabkan tim Tango harus bermain 10 pemain.
“Saya menyukai pemain yang berjuang, pemain penuh semangat, dan tidak pernah mundur. Namun, ada perbedaan antara agresif dan bertindak ceroboh. Hari ini Enzo (Fernández) telah melewati batas, dan Argentina harus menanggung akibatnya,” ujar Simeone.
Di mata Simeone kesalahan yang dilakukan Fernández menjadi pukulan bagi Argentina dalam beberapa bulan ke depan. Tidak tertutup kemungkinan gelandang Chelsea itu akan memikul beban dalam jangka waktu yang cukup lama.
Fernández diusir wasit Slavo Vincic menit 93 akibat pelanggaran kerasnya. Akibatnya kekuatan Lionel Messi dkk makin berkurang di sektor tengah, dan harus menyerah dari Spanyol berkat gol Ferran Tores menit 106.













