MAKLUMAT – Tim mahasiswa Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) berhasil mengembangkan Morifresh, nanospray berbahan ekstrak daun kelor dan daun mimba yang dirancang untuk membantu penyembuhan luka pada penderita diabetes. Inovasi tersebut mengantarkan mereka meraih medali emas pada ajang World Young Inventor and Innovation Exhibition (WYIE) 2026 di Kuala Lumpur, Malaysia.
Ketua Tim Morifresh, Muhammad Raihan Arrasyid, menjelaskan produk itu dikembangkan sebagai solusi bagi penderita diabetes yang kerap mengalami luka sulit sembuh akibat kerusakan saraf dan menurunnya sirkulasi darah.
Ekstrak daun kelor berfungsi sebagai antiseptik alami untuk membersihkan luka dan menghambat pertumbuhan bakteri. Sementara itu, ekstrak daun mimba berperan mempercepat proses penutupan jaringan luka.
“Kalau ekstrak daun mimbanya untuk mempercepat penutupan luka. Jadi enggak cuma membersihkan, tapi juga mempercepat penutupan luka,” ujar Rasyid, Selasa (21/7/2026).
Menurutnya, antiseptik berbahan daun kelor selama ini umumnya menggunakan alkohol sebagai pelarut. Padahal, alkohol tidak dianjurkan untuk luka diabetes karena dapat memperlambat regenerasi jaringan.
Partikel Nano Agar Lebih Cepat Diserap Kulit
Pengembangan Morifresh memerlukan waktu sekitar dua bulan. Salah satu tantangan terbesar adalah menghasilkan partikel berukuran nano yang steril dari kontaminasi debu dan kotoran.
Tim menggunakan filter membran berpori 0,22 mikrometer untuk menyaring cairan hingga diperoleh partikel yang lebih kecil daripada molekul air sehingga lebih mudah terserap ke dalam kulit.
Morifresh kemudian dikemas dalam botol nanospray elektrik berkapasitas 30 mililiter. Cara penggunaannya cukup sederhana, yakni dengan menekan tombol sehingga cairan keluar dalam bentuk kabut halus layaknya face mist.
Lolos Uji Iritasi dan Uji Hewan
Sebelum diperkenalkan, Morifresh telah menjalani uji iritasi terhadap 30 responden. Cairan disemprotkan ke kulit lalu ditutup plester selama 24 jam untuk melihat kemungkinan munculnya iritasi, ruam, maupun gatal.
Hasilnya, seluruh responden tidak mengalami efek samping.
“Alhamdulillah semuanya aman,” kata Rasyid.
Selain itu, Morifresh juga telah diuji pada hewan coba dan menunjukkan hasil positif. Luka pada tikus yang diberi perlakuan dapat sembuh sepenuhnya.
Meski demikian, produk tersebut masih harus melewati sejumlah tahapan sebelum dipasarkan, antara lain:
- uji klinis pada manusia,
- uji antibakteri,
- uji stabilitas dan masa kedaluwarsa,
- serta pengujian kandungan secara menyeluruh.
Raih Medali Emas WYIE 2026
Morifresh dipresentasikan pada World Young Inventor and Innovation Exhibition (WYIE) 2026 yang berlangsung di Kuala Lumpur, Malaysia, pada 18–20 Mei 2026.
Tim yang dipimpin Rasyid terdiri atas enam mahasiswa lintas program studi dengan bimbingan dosen Farmasi UMS Ratna Yuliani, S.Si., M.Biotech., Ph.D.
Anggota tim meliputi:
- Muhammad Raihan Arrasyid (Psikologi)
- Taqiyyah Nurul ‘Azzah (Fisioterapi)
- Irfan Malik Tamroini (Pendidikan Agama Islam)
- Hanin Shohwati Muthi’ah (Farmasi)
- Sri Kusuma Dewi (Farmasi)
- Alfa Utami (Psikologi)
Dalam kompetisi tersebut, Morifresh diproyeksikan dijual sekitar Rp97 ribu atau 22 Ringgit Malaysia per botol.
Inovasi tersebut mendapat perhatian dewan juri maupun pengunjung. Beberapa peserta dari luar negeri bahkan menawarkan peluang kerja sama untuk pengembangan produk lebih lanjut.
Didukung Lazismu dan Bank Jateng Syariah
Keikutsertaan tim UMS di Malaysia mendapat dukungan dari berbagai pihak, di antaranya Lazismu Jawa Tengah, Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Jawa Tengah, dan Bank Jateng Syariah.
Berkat inovasi tersebut, Morifresh berhasil meraih medali emas WYIE 2026, sekaligus menambah daftar prestasi internasional mahasiswa UMS.
Saat ini, tim juga telah memperoleh hak paten atas inovasi Morifresh dan berencana melanjutkan pengujian lanjutan sebelum diproduksi secara massal.
Rasyid berharap penelitian tersebut dapat diteruskan oleh mahasiswa UMS berikutnya setelah dirinya lulus, sekaligus menargetkan mengikuti Indonesian Inventors Day 2026 di Jakarta pada Oktober mendatang.***














