Belajar Demokrasi Sejak Dini, KPU Jombang Hadir di Pemilihan IPM Kids

ipm kids

MAKLUMAT — MI Muhammadiyah 1 Jombang menggandeng Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Jombang dalam pelaksanaan Musyawarah Ranting IPM Kids, Senin (10/8/2026). Kegiatan ini menjadi ruang bagi siswa untuk mengenal proses demokrasi melalui pemilihan Ketua Umum dan Sekretaris Umum IPM Kids periode 2026/2027.

Ketua KPU Kabupaten Jombang periode 2024-2029, Ahmad Udi Masjkur, hadir langsung dalam kegiatan tersebut. Ia mengingatkan para siswa agar kepemimpinan yang mereka jalankan kelak tetap berpegang pada keteladanan Nabi Muhammad Saw.

“Siapapun nanti yang akan terpilih, contohlah Rasulullah Saw dalam memimpin. Karena beliaulah sebaik-baiknya contoh,” ujarnya.

Dalam kegiatan itu, KPU Jombang juga mengajak siswa berinteraksi melalui sejumlah pertanyaan seputar demokrasi. Beberapa siswa yang mampu menjawab pertanyaan mendapatkan bingkisan dari KPU.

Kepala MI Muhammadiyah 1 Jombang, Suwanto, mengatakan kegiatan IPM di madrasah tersebut telah berlangsung sejak 2006. Menurutnya, keberadaan IPM Kids di MI Muhammadiyah 1 Jombang memiliki sejarah tersendiri karena menjadi salah satu rintisan awal IPM Kids di Indonesia.

“IPM di MI Muhammadiyah 1 Jombang ini ada sejak tahun 2006. Oleh karena itu, IPM di sini adalah IPM Kids pertama di Indonesia,” katanya.

Baca Juga  Negara Harus Belajar Mendengar

Suwanto menjelaskan, kegiatan IPM Kids terus berjalan secara konsisten hingga mendapat perhatian dari PW IPM Jawa Timur. Pada 2025, PW IPM Jawa Timur datang langsung ke madrasah tersebut dan menetapkannya sebagai salah satu pilot project IPM Kids di Indonesia.

Setelah rangkaian seremoni selesai, rombongan KPU meninjau proses pemilihan bersama kepala madrasah, wakil kepala bidang kesiswaan, dan pembina IPM. Mereka melihat tata cara pemungutan serta penghitungan suara dan memastikan proses pemilihan berjalan sesuai asas langsung, umum, bebas, rahasia, jujur, dan adil (Luber Jurdil).

Pembina IPM MI Muhammadiyah 1 Jombang, Lia Rahma, menjelaskan bahwa pemilihan tahun ini menggunakan sistem e-voting. Metode tersebut telah digunakan selama lima tahun sebagai bagian dari upaya madrasah menerapkan pemilihan yang lebih ramah lingkungan.

“Tahun ini merupakan tahun kelima kami dalam penerapan e-voting. Metode ini kami pilih atas dasar cinta lingkungan, sesuai dengan visi-misi madrasah,” jelasnya.

Wakil Kepala Bidang Kesiswaan MI Muhammadiyah 1 Jombang, Alex Pujosakti, menyebut jumlah pemilih dalam Musyawarah Ranting IPM Kids kali ini mencapai 490 orang. Pemilih terdiri atas 450 siswa, 35 guru dan karyawan, serta warga madrasah lainnya.

Baca Juga  Masa Depan Partai Politik dan Arah Sistem Kepartaian Pasca-Reformasi

Setelah meninjau ruang pemilihan, rombongan KPU menerima kenang-kenangan berupa sertifikat kerja sama dari MI Muhammadiyah 1 Jombang. Kegiatan tersebut sekaligus menjadi bagian dari kerja sama madrasah dengan KPU dalam mengenalkan praktik demokrasi kepada siswa sejak di lingkungan pendidikan.

 

*) Penulis: Abdul Maliki